R. Maisa Yudono, S.Sos., M. Si.
Penalar
news
Dosen HI UPN dan UI
Opini ( 5 )
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

IMF-WB: Usang, tapi Disayang

Pada 2015 lalu, Joko(wi) Widodo menganggap usang, pandangan yang menilai permasalahan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh rezim keuangan internasional, seperti International Moneta... - 09 Oktober 2018

OPINI (2)
Alternative title

linkSelengkapnya

Ekonomika

Divestasi Saham Freeport, Upaya Mencegah Wanprestasi Inalum

Rencana divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (FI) oleh PT Inalum memasuki babak baru. Kementerian BUMN telah menginstruksikan 3 bank pemerintah yakni Bank Negara Indonesia 46 (... - 20 Juli 2018

OPINI (3)
Alternative title

linkSelengkapnya

Humaniora

Dilema Belitung, Pilih Tambang atau Pariwisata?

Tanpa tambang timah di Belitung, takkan lahir kisah Laskar Pelangi yang mahsyur itu. Di Belitung yang jadi latar kisahnya, masyakat terbagi dalam dua kelas, atas-bawah, kaya-miskin, pejab... - 28 Februari 2018

OPINI (4)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Garam Pun Harus Impor, Tragedi atau Komedi?

Indonesia krisis garam. Ini aneh tapi nyata.  Aneh lantaran Indonesia memiliki matahari , laut, dan garis pantai  lebih banyak dibanding sebagian besar negara di dunia. Kok bisa... - 24 Agustus 2017

OPINI (4)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Gemah Ripah Loh Jinawi… Berbasis Impor?

Aman tentrem gemah ripah loh jinawi, sebuah harapan yang sangat manis.  Sementara, tentram belum, gemah ripah…masih jauh. Pertanian kita berjalan di tempat, ... - 16 Agustus 2017

OPINI (5)
search
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Karyono Wibowo

Pengamat Politik. Peneliti di Indo Survey & Strategy. Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI)

FOLLOW US

Kapan Merdeka dari KUHP Peninggalan Belanda?             Bangsa Parasit             Tinjau Kembali Politik Pangan             Semantik Munafik Lunatik Kembali Otentik              Indonesia Kehilangan Arah dan Tujuan             74 Tahun RI: Kedaulatan Sebagai Slogan Politik              Perlu Mekanisme Seleksi Khusus             Ketahanan Pangan Indonesia Masih Rapuh             Persoalan Ada Pada Tingkat Konsumsi             Kedaulatan Pangan Didukung Pola Makan dan Perilaku Konsumsi Pangan