Imaduddin Abdullah, M.Sc.
Penalar
news
Peneliti di Institute For Development and Economics and Finance (INDEF)
Opini ( 5 )
Alternative title

linkSelengkapnya

Ekonomika

Pandai-pandailah Kelola Utang, Defisit!

Watyutink.com - Utang pemerintah saat ini yang menyentuh level Rp4,570,2 triliun pada akhir semester I/2019 memunculkan berbagai analisa menarik akan posisi aman-tid... - 26 Agustus 2019

OPINI (3)
Alternative title

linkSelengkapnya

Ekonomika

Jokowi Punya Kesempatan di Periode II

Watyutink.com - Pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang bersaing dalam Pilpres 2019 pada akhir pekan lalu membawa harapan dan angin segar bagi perbaikan ekonomi I... - 15 Juli 2019

OPINI (3)
Alternative title

linkSelengkapnya

Ekonomika

Ancaman Pelarangan CPO ke Uni Eropa, Menimbang Berkah atau Bencana Ekologi

Rencana Uni Eropa (UE) melarang penggunaan minyak sawit (CPO) Indonesia menjadi bahan baku biofuel, menuai kecaman dari dalam negeri. Rencana pelarangan itu, yang dituangkan dalam Del... - 28 Maret 2019

OPINI (6)
Alternative title

linkSelengkapnya

Ekonomika

Mencari Solusi Revitalisasi Sektor Migas

Watyutink.com - Dunia migas dan energi di Indonesia, sepertinya sedang memasuki masa kelam. Setelah belum berhasil menaikkan target lifting harian menjadi 750 barel per h... - 22 Maret 2019

OPINI (2)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Mengapa Hanya Mereka yang Kaya?

Sejak jaman kolonial, kaum penjajah dengan sengaja menciptakan kesenjangan sosial.  Masyarakat “Timur Asing” (Vreemde Osterlingen) yang didominasi etnis China, difungsikan ... - 11 Agustus 2017

OPINI (5)
search
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!