Al Araf
Penalar
news
Direktur Imparsial
Opini ( 4 )
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Isu HAM Belum Jadi Agenda Utama Capres-cawapres 2019

Watyutink.com - Dua Kontestan Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi dinilai belum memberikan pernyataan yang jelas, konkrit dan spesifik terkait penanganan Ha... - 18 Desember 2018

OPINI (2)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Mencari Jurus Jitu Penyelesaian Konflik Bumi Cendrawasih

Indonesia punya catatan sejarah yang buruk ketika harus kehilangan Timor Leste dari pangkuan Ibu Pertiwi. Di lain sisi, keberhasilan pemerintah dalam menyelesaikan konflik Aceh, menjadi p... - 10 Desember 2018

OPINI (2)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Panglima Pilihan Jokowi

Sejumlah ormas yang menamakan diri Kelompok Masyarakat Sipil mendesak Jokowi segera mengganti Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Empat bulan lagi (Maret 2018) Gatot masuk masa pensiun. Sisa wa... - 26 November 2017

OPINI (5)
Alternative title

linkSelengkapnya

Politika

Urgensi Reshuffle: Kinerja atau Konsolidasi Politik?

Ketika publik ditanya siapa yang layak dikeluarkan dari kabinet Jokowi, sejumlah nama muncul. Dalam sebuah survei, tiga nama menempati posisi teratas, yaitu Gatot Nurmantyo, Asman Abnur (... - 20 November 2017

OPINI (4)
search
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Karyono Wibowo

Pengamat Politik. Peneliti di Indo Survey & Strategy. Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI)

FOLLOW US

Kapan Merdeka dari KUHP Peninggalan Belanda?             Bangsa Parasit             Tinjau Kembali Politik Pangan             Semantik Munafik Lunatik Kembali Otentik              Indonesia Kehilangan Arah dan Tujuan             74 Tahun RI: Kedaulatan Sebagai Slogan Politik              Perlu Mekanisme Seleksi Khusus             Ketahanan Pangan Indonesia Masih Rapuh             Persoalan Ada Pada Tingkat Konsumsi             Kedaulatan Pangan Didukung Pola Makan dan Perilaku Konsumsi Pangan