BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Sosiolog Institute Pertanian Bogor (IPB)
UMKM Butuh Akses Mudah Permodalan

Pendapat saya tentang UMKM dan KUR, sederhana saja :

Pertama, Sebetulnya UMKM itu berlapis-lapis. Mereka yang sudah bisa akses kepada kredit perbankan adalah UMKM "lapisan atas" yang usahanya sudah melibatkan setidaknya modal puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Persoalan terletak pada UMKM yang modalnya sangat kecil. Para usaha UMKM skala mikro di "lapisan bawah". Mereka sulit akses kepada lembaga perbankan formal. Di zaman ORBA dulu ada skema kredit mikro atau KCK - kredit candak kulak. Sekarang, mohon dicek apakah kredit semacam itu masih ada.

Kedua, Bahwa ada skema KUR dari pemerintah, adalah hal yang wajib disyukuri. Tetapi bagi UMKM, sejatinya skema kredit perbankan bukanlah sesuatu yang biasanya menjadi andalan. Sangat lazim diketahui bahwa sumber dana mereka biasanya adalah dari lembaga kredit informal (baca: pelepas uang). Para pelepas uang yang kadang memberlakukan bunga sangat tinggi ini justru menjadi rujukan para UMKM karena dianggap lebih accessible, standby 24 jam, tak perlu persyaratan yang rumit, dan secara sosiologis mereka sudah terjalin hubungan sejak lama. Jadi, KUR itu penting. Tetapi, sejatinya peran pelepas uang terutama di pedesaan yang jauh dari layanan perbankan pun juga penting.

Ketiga, Tambahan lain. Tentang tren kekinian dalam pendanaan melalui jaringan pendanaan menggunakan model sharing economy seperti crowd-funding yang saat ini tersedia melalui jejaring virtual. Satu hal, model pendanaan seperti ini memberikan harapan baru bagi UMKM ke depan. Tetapi, sekali lagi UMKM itu bukanlah sebuah kelompok usaha yang di dalamnya unit-unit usahanya berkarakter sama atau homogen. Dari sisi besaran skala usahanya saja berbeda-beda, pun dari luasnya pasar juga demikian. Belum lagi dari karakter sosiologisnya (bentuk jaringan sosialnya dst). Pertanyaannya: apakah UMKM lapisan "menengah dan bawah/mikro" yang terletak di pedesaan yang remote juga terbiasa dan match dengan model pendanaan crowd funding? Apa resikonya? dan seterusnya.(pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF