BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Advokat, Ketua Badan Bantuan Hukum PA GMNI
Tugas Anggota Legislatif Tidak Sulit

Pada prinsipnya dalam konstitusi kita setiap orang, apapun profesinya berhak memilih dan dipilih dalam semua kontestasi politik. Fenomena banyak partai mencalonkan para artis menjadi anggota legislatif tentu tidak salah mengingat para artis memiliki popularitas dan para penggemar yang cukup banyak yang diyakini akan mampu menaikan jumlah perolehan suara/kursi bagi partai di legislatif nantinya.

Banyak yang mempertanyakan apakah para artis itu mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk menjalankan fungsi sebagai anggota legislatif  (legislasi, budgeting dan pengawasan) mengingat keterlibatan artis dalam politik biasanya dilakukan dengan cara "terjun bebas" dan tidak pernah bersentuhan dengan urusan politik praktis sebelumnya.

Bila diamati kiprah beberapa anggota legislatif dari kalangan artis dilegislatif memang tidak semuanya buruk, sebutlah Nurul Arifin, Dedi Gumilar atau Rieke Dyah Pitaloka yang cukup vokal dalam menyampaikan aspirasi politiknya, sebagian lain  mungkin masih butuh waktu untuk bisa mengerti dan memahami masalah kerakyatan dan kenegaràan.

Pertanyaannya, apakah partai memang membutuhkan  pemikiran dari para artis yang di calonkan? Sebesar apa peran seorang anggota legislatif dalam melaksanakan fungsinya di DPR? 

Meskipun dengan sistim proporsional terbuka, seorang anggota legislatif yang terpilih  mempunyai hak dan kebebasan  dalam menyampaikan aspirasi politiknya tanpa terikat oleh sekat partai namun bila dicermati dalam sistim kepartaian dan mekanisme pengambilan keputusan di DPR terkait  fungsi legislasi,  pengawasan maupun budgeting hampir semua keputusan diambil berdasarkan kebijakan partai melalui fraksi di DPR dengan dilakukan pembahasan serta lobi-lobi elit sebelum rapat  dilaksanakan sehingga tidak heran bila saat rapat pengambilan keputusanpun banyak terlihat kursi kosong tanpa kehadiran anggota karena tinggal diketuk palu, kecuali keputusan melalui voting, kehadiran anggota menjadi sangat penting.

Oleh karenanya bagi para artis atau siapapun yang berkeinginan menjadi anggota legislatif tidak perlu berkecil hati, bertugas menjadi anggota legislatif itu pekerjaan mudah, yang sulit itu memikirkan bagaimana Indonesia menjadi bangsa besar seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Dadang Trisasongko

Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia

FOLLOW US

Temuan TPF Novel Tidak Fokus             Bentuk TGPF Independen untuk Kasus Novel Baswedan             Pilah Skema Untuk Proyek Strategis             Risiko Penyertaan Equity Proyek Macet             Diskresi Kepolisian Bermasalah?             Penanganan Tak Sesuai Perkap             Polisi Tidak Dikondisikan Menjadi Arogan             Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak             MPLS Harus Diselenggarakan Sesuai Pedoman             Pendidikan Swasta Semi Militer Harus Ditertibkan