BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Tol itu Milik Rakyat dan Negara!

Di dunia ini tidak ada jalan tol atau bebas hambatan yang pemakainya harus membayar terus-menerus tanpa henti, selain di Indonesia. Juga tidak ada jalan tol di dalam kota.

Di negara mana pun di dunia, semua jalan termasuk bebas hambatan (freeway), dibangun negara dengan uang pajak dari rakyat. Seluruh rakyat bebas memakainya. Karena itu, tidak ada Jalan Tol Soeharto, Habibie, dan lain-lain, tapi semua milik negara dan rakyat. Hanya di Indonesia, jalan bebas hambatan dijadikan bisnis, dan pemakainya wajib bayar toll fee tanpa henti. 

Kalau Pemerintah tidak punya dana untuk membangun, mestinya bisa menerbitkan Obligasi Negara khusus untuk freeway, menjualnya kepada masyarakat, dan pemegang obligasi mendapatkan bunga premi, dan pada akhir masa utang pokok bisa dibayarkan kembali.

Para pengusaha dari etnis tertentu pintar memanfaatkan kesempatan. Mereka membangun Kota BSD, Meikarta dan lain-lain. Lalu Pemerintah digosok dan disogok agar membangun jalan aksesnya, dan rakyat banyak diwajibkan bayar! (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Bambang Budiono MS

Pengajar Antropologi Politik Fisip Unair

FOLLOW US

Daerah Perbatasan Harus Outward Looking             Abu Bakar Ba’asyir Digoreng dalam Bungkus Politik             Pemerintah Belum Bisa Disalahkan             Pemerintah Seharusnya Tidak Perlu Terburu-buru             Kapasitas Sumber Daya Lokal yang Menjadi Hambatan             Konglomerasi Media dan Pilpres             Kuatnya Arus Golput: Intropeksi Bagi Parpol             Golput Bagian dari Dinamika Politik             Parpol ke Arah Oligharkhis atau Perubahan?             Melawan Pembajak Demokrasi