BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas
Tiap Orang Punya Peran Awasi Pemilu

Politik uang memang menjadi momok menakutkan dalam demokrasi. Pemilih hendak dibeli kedaulatannya dengan uang. Suatu yang nista karena melanggar Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945, di mana kedaulatan ada di tangan rakyat, bukan di tangan uang.

Untuk mencegah uang berdaulat di demokrasi, maka masing-masing orang memiliki peran mengawasi proses pemilu. Seluruh kecurigaan kecurangan, rekam dan foto. Sebab itu akan menjadi alat bukti yang kuat untuk digunakan untuk mengembalikan daulat rakyat melalui persidangan di Mahkamah Konstitusi.

Setiap kecurangan, baik politik uang maupun pelanggaran pemilu yang lain, juga harus jadi tanggungjawab penyelenggara pemilu untuk ditindak agar pemilu kian membaik. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Karyono Wibowo

Pengamat Politik. Peneliti di Indo Survey & Strategy. Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI)

FOLLOW US

Kapan Merdeka dari KUHP Peninggalan Belanda?             Bangsa Parasit             Tinjau Kembali Politik Pangan             Semantik Munafik Lunatik Kembali Otentik              Indonesia Kehilangan Arah dan Tujuan             74 Tahun RI: Kedaulatan Sebagai Slogan Politik              Perlu Mekanisme Seleksi Khusus             Ketahanan Pangan Indonesia Masih Rapuh             Persoalan Ada Pada Tingkat Konsumsi             Kedaulatan Pangan Didukung Pola Makan dan Perilaku Konsumsi Pangan