BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas
Tiap Orang Punya Peran Awasi Pemilu

Politik uang memang menjadi momok menakutkan dalam demokrasi. Pemilih hendak dibeli kedaulatannya dengan uang. Suatu yang nista karena melanggar Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945, di mana kedaulatan ada di tangan rakyat, bukan di tangan uang.

Untuk mencegah uang berdaulat di demokrasi, maka masing-masing orang memiliki peran mengawasi proses pemilu. Seluruh kecurigaan kecurangan, rekam dan foto. Sebab itu akan menjadi alat bukti yang kuat untuk digunakan untuk mengembalikan daulat rakyat melalui persidangan di Mahkamah Konstitusi.

Setiap kecurangan, baik politik uang maupun pelanggaran pemilu yang lain, juga harus jadi tanggungjawab penyelenggara pemilu untuk ditindak agar pemilu kian membaik. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Stabilitas Sangat Berdampak Pada Ekonomi             Tarik Investasi Tak Cukup Benahi Regulasi             Tidak Bijak Membandingkan Negara Lain             Semangat Reformasi Perpajakan             People Power and Power of Love             Polisi Tak Boleh Berpolitik             Laksanakan Reformasi Perpajakan Secara Konsekuen             Tunjukkan Sikap Politik yang Matang             Menagih Janji Deregulasi dan Perbaikan Infrastruktur Investasi             Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan