BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Teroris Itu Biadab

Jihad? Jihad bercermin pada ajaran siapa, rasanya tidak ada dalil yang bisa dipakai untuk membenarkan aksi bunuh diri. Apalagi ditambah niat menyakiti dan membunuh orang lain. Islam itu agama damai dan rahmat bagi seluruh isi alam raya ini. Tidak ada ajaran Nabi seperti itu, lantas dasar apa yang mereka (teroris) pakai untuk menyakiti dan membunuh?

Sungguh biadab perbuatan mereka, hampir tidak ditemukan istilah yang lebih santun untuk menyebut perbuatan mereka selain istilah biadab. Saya yakin tidak ada satu agama pun yang mengajarkan dan bisa membenarkan aksi bunuh diri untuk menyakiti dan membunuh orang lain. Manusia jangan mengambil hak Tuhan, menganggap hanya dirinya yang benar dan yang lain sesat.

Nalar mereka tidak bisa dipahami dengan akal sehat. Manusia itu mahluk yang diberi akal dan perasaan. Menjadi aneh ketika ada manusia yang tidak berperikemanusiaan. Binatang yang tidak berakal saja bisa bertoleransi dengan sesamanya dan tidak saling membunuh, kenapa ada manusia yang dengan sadar melakukan bunuh diri untuk menyakiti serta membunuh orang lain. Hanya orang yang tidak waras dan hatinya penuh kedengkian yang tega berbuat seperti itu, kita jangan mengambil hak Tuhan dalam menyesatkan orang lain yang bukan kelompoknya. 

Pemerintah dan DPR harus segera merampungkan proses regulasi terkait RUU Terorisme. Aparat kepolisian pun harus menggunakan momentum ini untuk refleksi dan sekaligus evaluasi diri terhadap institusinya. Ke depan pemerintah harus bisa melibatkan ormas-ormas keagamaan agar lebih masif lagi dalam perang melawan terorime, dengan cara memberikan pemahaman Islam yang penuh rahmat melalui lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan.  (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)