BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN)
Tata Niaga Garam Harus Dicermati

Kondisi Garam sangat memprihatinkan karena benar negara yang panjang pantainya besar, matahari melimpah, teknologi mudah, dan Sumber Daya Manusia (SDM) pun melimpah. Ini pelajaran penting buat bangsa agar mencermati kebutuhan garam dan trennya akan naik terus. Tidak saja untuk dimakan tetapi juga untuk industri. Mulai dari skala Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sampai dengan industri skala besar. Untuk itu diperlukan strategi jangka panjang. Dan kalau bisa targetnya jangan untuk kondisi kebutuhan sekarang ini. Tetapi banyak turunan produk garam untuk keperluan industi dan farmasi dengan nilai tambah tinggi.

Roadmap dan tahapan pencapaian perlu dibuat secara matang. Termasuk memperhatikan kalau cuaca tidak bagus. Negara yang penduduknya banyak seperti China, India, dan Amerika Serikat (AS), semua memperhatikan ketahanan suplai garam dan bahkan ekspor garam. Karena garam kebutuhan vital, meski kecil porsinya, dibandingkan bahan pangan lain.

Momentum ini saatnya Indonesia harus cermat dan smart dalam melihat kebutuhan pokok seperti garam. Dan lebih penting dari itu semua, tata niaga garam harus dicermati. Jangan sampai mengacaukan alur tata niaga yang bisa memainkan harga, sehingga petani garam dirugikan. Standarisasi atau kepastian harga juga penting untuk mendorong petani tetap berproduksi, kreatif dalam efisiensi produksi, dan semakin pintar mengolahnya. Ini bisa dilakukan kalau ada kestabilan harga, minimal harga minimum yang layak. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)