BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia
Tarik Investasi Tak Cukup Benahi Regulasi

Kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-CTAD), dalam menerapkan praktik terbaik pembuatan regulasi bidang perdagangan dan investasi  merupakan sesuatu yang positif dalam  mendorong ekspor Indonesia.

Namun dalam kasus yang terjadi baru-baru ini, ada kebijakan yang bersifat market friendly dengan mendorong investasi langsung tetapi yang terjadi lebih meningkatkan impor daripada ekspor Indonesia. Kebijakan yang dikeluarkan tidak lantas mendorong ekspor. Kesiapan untuk mendorong ekspor tidak maksimal.

Pasar domestik yang besar di Tanah Air justru menjadi sasaran dari banyak negara untuk bisa masuk sehingga hal ini harus diwaspadai.

Problem investasi tidak cukup diatasi dengan regulasi. Masalah yang harus dibenahi masih banyak. Jika daya saing di dalam negeri diperkuat sekalipun pemerintah melakukan kerja sama dengan negara lain, UN-CTAD, membebaskan kerja sama perdagangan, jasa, dan  investasi hasilnya tidak akan maksimal dalam meningkatkan kinerja perdagangan dan menarik investasi.

Banyak faktor yang mempengaruhi investasi seperti insentif fiskal, selain masalah di lapangan seperti konsistensi kebijakan, kejelasan arah kebijakan ke depan, aturan yang tidak tumpang tindih antara pemerintah pusat dan daerah,  dan pengadaan lahan. Masalah di seputar investasi tersebut jika tidak diselesaikan dengan baik maka sulit untuk menarik investasi hanya dengan membenahi regulasi. (sar)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar