BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Ketua DPW KOMBATAN Provinsi Bali
THR dan Gaji ke-13 di Tahun Politik

politiskah pemberian THR dn gaji ke-13 di tahun politik ini? Barangkali itulah pertanyaan besarnya dari masyarakat dan warganet di twitter saat ini.

Kebijakan pemerintah untuk memberikan THR dan gaji ke-13 dengan argumen untuk meningkatkan daya beli dan pertumbuhan ekonomi nasional mungkin saja sudah melalui kajian-kajian yang komprehensif dari penentu kebijakan baik di eksekutif maupun legislatif. Dan sebagian dari masyarakat Indonesia dapat menerimanya. Namun mungkin juag ada pandangan-padangan lain dari sebahagian masyarakat yang menilai bahwa kebijakan ini syarat dengan kepentingan politis sesaat, mengingat terjadi di tahun politik yaitu pilkada serentak pileg dan pilpres.

Hal seperti ini bisa juga akan menjadi pintu masuk bagi oposisi untuk melakukan nanuver dan serangan-serangan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena memang kurang populer dan menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Alasan dari ibu Sri Mulyani, selaku Menteri Keuangan, bahwa kebijakan ini akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional bisa-bisa saja asalkan mekanisme dan pengawasanya benar-benar dilaksanakan, agar target dapat terealisasi dengan baik.

THR dn gaji ke 13 yang akan segera direalisasikan ini setidaknya juga harus mendapat pengawalan yang ketat dari pihak-pihak yang berkompeten seperti KPK dan lembaga-lembaga lainya agar kebijakan yang akan dilaksanakan di daerah tidak menabrak aturan-aturan yang ada. Sehingga kepala-kepala daerah dapat terhindar dari jerat hukum yang saat ini lagi gencar-gencarnya dilakukan oleh KPK. Dan tidak terjebak pada kebijakan ini. Apalagi sudah sebegitu banyaknya kepala-kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi .

Semoga saja semua pihak dapat memahami dan memaklumi kebijakan ini, sehingga pemerintah dapat melaksanakan tugasnya di sisa pemerintahanya. Dan jangan sekali-sekali digunakan untuk melakukan serangan-serangan politis karena apapun yang dikerjakan oleh pihak pemerintah saat ini pasti sudah dipertimbangkan dengan matang untuk kepentingan nasional.  Sebaiknya mari kita berfikiran positif dan percayakan semuanya kepada pemerintah. (cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan