BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Fraksi Hanura DPR-RI
Suka Suka Ganti Dirut Pertamina

Alasan Kementerian BUMN tentang pencopotan Massa Manik dari jabatannya sebagai Direktur Utama Pertamina, yakni karena sering terjadi masalah kelangkaan BBM dan LPG, sangat tidak berdasar. Karena kelangkaan premium lebih disebabkan oleh naiknya harga minyak dunia secara signifikan, yang menyebabkan naiknya juga harga MOPS RON 92 yang menjadi basis harga impor bensin premium. Sedangkan naiknya harga gas LPG lebih disebabkan oleh kuota subsidi yang tidak mencukupi.

Pencopotan Massa Manik lebih disebabkan oleh like and dislike Menteri BUMN, Rini Soemarno, kepada Massa Manik yang dia nilai tidak patuh dan nurut kepada kehendak menteri untuk mengubah nomenklatur direktorat di Pertamina yang tidak melibatkan jajaran direksi Pertamina. Serta perubahan nomenklatur tersebut tidak melalui kajian yang sebagaimana mestinya.

Persoalan like and dislike ini pun terjadi ketika Dwi Soetjipto masih menjabat sebagai Dirut Pertamina, dimana ketika itu Dwi dicurigai oleh Rini sedang berupaya merebut posisi Rini Soemarno.

Mencuatnya rekaman pembicaraan antara Rini dan Sofyan Basir tentang BSM telah menimbulkan dugaan bahwa salah satu alasan diberhentikannya Massa Manik akibat tindakannya membekukan proyek BSM tersebut. (cmk)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional