BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Akademisi
Substansi dan Materi Pasal Penghinaan?

Demokrasi bukan suatu tatanan yang bebas dengan sebebas-bebasnya. Kebebasan dalam alam demokrasi dibatasi oleh kebebasan orang lain, HAM orang lain. oleh sebab itu harus dibuatkan aturannya yang jelas, tegas, tidak multitafsir, terutama mengenai terminologi penghinaan itu sendiri agar tidak disalahgunakan.

Presiden itu adalah suatu lembaga, dimana ia juga adalah simbol negara. Penting untuk dibuatkan rumusan, pada saat mana seseorang dinyatakan menghina kelembagaan kepresidenan dengan pribadi seorang presiden, atau bahkan pada saat ia menjadi pribadi sebagai warga negara.

Menjaga simbol-simbol negara dan pemerintahan  adalah tanggungjawab semua warganegara. Menengakan hukum dan peraturan demikian juga. Menjamin kebebasan berserikat, berpendapat dan berekspresi juga harus dijamin oleh hukum.

Oleh sebab itu, pasal penghinaan dan menjamin harkat dan martabat kelembagaan kepresidenan harus dijamin, demikian juga kebebasan. Hal yang perlu dibahas barangkali adalah redaksional, substansi dan materi dari pasal-pasal tersebut. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF