BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)
Stabilitas Sangat Berdampak Pada Ekonomi

Kebebasan berserikat dan menyampaikan pendapat sepanjang disampaikan dalam koridor  yang benar, sesuai dengan aturan kenapa harus dibatasi, ditakut-takuti, diancam sehingga menimbulkan hal-hal yang kontraproduktif,

Imbauan tidak bisa dilakukan satu pihak dengan menyerukan untuk tidak melakukan perbuatan yang inkonstitusional tetapi juga tidak memberikan ruang kepada pihak yang ingin menyampaikan pendapat secara konstitusional.

Konflik ini merupakan persoalan antarelit. Masyarakat di tingkat akar rumput  sudah dewasa dalam berdemokrasi. Namun tidak bisa juga membuat tafsir sepihak dengan menyatakan orang yang tidak setuju dengan hasil pemilu dianggap inkonstitusional.  

Stabilitas sangat berdampak terhadap ekonomi, terutama investasi di sektor riil, penanaman modal asing langsung (FDI), dan investasi domestik dalam bentuk pembangunan pabrik-pabrik. Berbeda dengan respon investor di pasar keuangan dan pasar modal. Mereka gampang saja memutuskan sesaat untuk masuk atau keluar dari pasar dan berspekulasi dengan kondisi terkini untuk mengambil keuntungan tanpa memikirkan kepentingan jangka panjang.

Berbeda dengan investor yang menanamkan modalnya secara langsung di sektor riil, akan berpikir jangka panjang, tidak berdasarkan pertimbangan kondisi politik sesaat. Dengan melihat ketidakpuasan masyarakat terhadap hasil rekapitulasi  penghitungan suara Pemilu 2019, para investor akan mengkalkulasi apakah akan menimbulkan instabilitas dalam jangka panjang atau terjadi persoalan kebangsaan di tengah jalan.

KPU sudah mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tetapi jika penanaman modal tidak juga masuk maka berarti tingkat kepercayaan mereka turun.  Kepercayaan tidak bisa dibangun dengan tindakan refresif terhadap pendemo untuk diam sesaat. Jika konflik politik tidak diselesaikan secara menyeluruh dapat menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Cara aparat menangani pendemo akan menjadi  catatan bagi investor sektor riil apakah penyelesaiannya tuntas atau tidak, karena akan berisiko pada stabilitas perekonomian. Berbeda dengan investor portofolio yang tidak menjadikan situasi politik terkini sebagai dasar pertimbangan.

Untuk menciptakan kepercayaan kepada investor, pelaku usaha,  dan dunia internasional, jangan menyisakan persoalan, segala sesuatunya harus diselesaikan secara tuntas, secara baik-baik, dan menyeluruh.

Tingkat kepercayaan dapat dilihat pada sikap investor sektor riil, bukan pada investor di pasar keuangan  yang bebas keluar masuk pasar setiap saat. (sar)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar