BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Ekonom Senior CORE Indonesia
Semua Program Pengentasan Kesenjangan Harus dikaji Ulang

Perihal ketimpangan sosial yang masih tinggi memang menjadi pekerjaan rumah besar bagi kabinet mendatang. Mengapa dana-dana untuk program pengentasan kemiskinan yang sudah begitu besar digelontorkan tetapi dampaknya masih sangat kecil.

Bisa diteliti juga, sebetulnya dana yang digelontorkan itu seberapa jauh telah digunakan untuk kegiatan-kegiatan produktif yang memiliki multiplier effect di daerah.

Kedua, apakah ketika dana-dana itu sampai ke desa atau ke daerah program yang dijalankan apakah sesuai atau tidak dengan kapasitas yang dimiliki oleh penduduk di daerah tersebut. Jadi jangan sampai mereka justru tidak mengerti apa-apa.

Maka berarti program yang dilaksanakan memang harus tepat sasaran. Seberapa besar program itu memang tepat sasaran untuk memberikan dampak kepada masyarakat lokal terutama.

Ketiga, harus diperhatikan lagi siapa pembuat program-program tersebut. Artinya untuk program pengentasan ini ketika di daerah siapa yang mengajukan, dan  Seberapa besar tingkat ketercapaiannya. Kalau ternyata kemudian dampaknya sangat kecil, maka berarti ada yang keliru. Harus diteliti lagi, apa saja yang masih menjadi faktor penghambat.

Pelaksanaan program-program tersebut sepertinya tidak bisa jika tanpa pengarahan, pengawalan, pembinaan. Setiap daerah pasti berbeda beda karakter, kemampuan atau kapasitas dari setiap penduduk desa. Hal itulah yang sebetulnya menjadi PR bersama.

Semua program yang bertujuan pengentasan kemiskinan harus dikaji ulang. Bukan berarti salah, tapi harus dilihat seberapa besar efektivitasnya. Mengapa efektivitasnya rendah dan ada persoalan apa sebenarnya.

Keempat, harus dilihat lagi apakah SDM setempat punya kapasitas atau kemampuan untuk melaksanakan program. Kadang dengan kapasitas yang terbatas dari aparat desa dan warga masyarakat membuat program pengentasan menjadi terhambat.

Angka kemiskinan oleh BPS memang disebutkan menurun pada Maret 2019 lalu, tapi seharusnya dengan program-program pengentasan yang ada seharusnya tingkat kemiskinan atau kesejahteraan warga seharusnya bisa jauh lebih baik dari yang ada sekarang. Seharusnya juga jika program berhasil, maka mereka yang jadi TKW di luar negeri juag seharusnya tidak ada lagi. (pso)

 

 

 

 

 

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

Kepedasan? Minumlah Air Hangat!

0 OPINI | 16 November 2019

14 November, Hari Diabetes Sedunia

0 OPINI | 14 November 2019

Mie Instan Plus Krupuk, Picu Obesitas

0 OPINI | 15 November 2019

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Eko Listiyanto

Peneliti INDEF (Institute for Development of Economics and Finance)

FOLLOW US

Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas