BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Guru besar ekonomi UII Yogyakarta, Wakil Ketua PP ISEI
Semua Elemen Tak Sekadar Mengutuk Aksi Teror

Aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya adalah tindakan yang pantas dikutuk semua orang yang berakal sehat. Membunuh orang tidak berdosa--yang sedang melaksanakan keyakinannya--merupakan tindakan tidak beradab. Islam menghormati pemeluk agama lain; laqum dinukum waliyadin (bagimu agamamu, bagiku agamaku).

Prilaku demikian (aksi bom bunuh diri) tidak akan mampu menekan pemerintah maupun masyarakat. Bahkan akan berhadapan dengan kesadaran masyarakat yang lebih luas untuk memerangi aksi-aksi biadab dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Bisa jadi ada ketidakpuasan terhadap berbagai realitas kehidupan yang ada di masyarakat, seperti ketimpangan dan ketidakadilan. Namun menumpahkan kekesalan dengan melakukan teror dan mengorbankan orang yang tak berdosa sungguh respons yang salah dan biadab.

Oleh karena itu, semua elemen masyarakat--termasuk civitas akademika (kampus), tokoh agama, dan lain-lain-- hendaknya tak sekadar mengutuk. Tetapi bergandengan tangan untuk mengedukasi publik agar dapat menyalurkan kritik secara bertanggungjawab dan memperjuangkan keinginan melalui jalur-jalur konstitusional, bukan dengan menebar terror. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Dadang Trisasongko

Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia

FOLLOW US

Rekonsiliasi Politik di Level Elit Diharapkan Terjadi di Level Sosial.              Tak Ada yang Salah dengan Pertemuan Jokowi Prabowo             Perhatikan Lag antara Demand Side dan Regulasi dari Sisi Supply Side             Tantangan yang Harus Dihadapi Masih Besar             Kemiskinan Makin Sedikit, Sulit Dikurangi             Bansos Tak Efektif Kurangi Kemiskinan             UNHCR Harus Keluar             Pembangunan Negara Hukum Harus Jadi Agenda Prioritas             ‘Visi Indonesia’ Tidak Prioritaskan Pembangunan Hukum dan HAM             Perlu Pertimbangan Agar yang Dikurung Memang Pantas Dikurung