BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)
Semua Agama Tidak Ajarkan Kekerasan

Pertama-tama, saya menyampaikan dukacita mendalam kepada semua korban aksi terorisme. Semoga semua keluarga diberikan kekuatan oleh yang Maha Kuasa. Terkait rangkaian kekerasan oleh para teroris dalam minggu ini (kericuhan di Mako Brimob hingga bom bunuh diri di gereja-gereja di Surabaya), saya ingin menyampaikan bahwa tindakakan kekerasan (aksi terorisme) dengan alasan apa pun tidak akan pernah mampu menyelesaikan masalah. Justru hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan dan pada akhirnya menuju kehancuran.

Sesungguhnya tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan. Agama apa pun mengajarkan kemanusiaan, damai dan cinta kasih. Kesesatan berpikirlah yang membawa penganut agama melakukan kekerasan dan tindak terorisme.

Oleh karena itu para pemimpin agama perlu lebih serius mewaspadai munculnya para pendukung kekerasan dan tindak terorisme ini dengan berbalutkan penginjil atau pendakwah. Program deradikalisasi BNPT akan sia-sia jika masyarakat justru memberi panggung kepada para pemimpin agama yang menyebarkan paham radikalisme dan kekerasan lewat dakwah-dakwahnya. Olehnya, saya menghimbau kepada para pemimpin agama dan masyarakat untuk tidak memberi angin dan simpati kepada pelaku kekerasan dan terorisme, apa pun motifnya.

Masyarakat harus segera menghentikan penyebaran foto dan video aksi teroris, karena ini justru tujuan teroris, yakni menebarkan rasa takut di tengah masyarakat. Demikian pula, seluruh elit politik dan masyarakat untuk menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan. Janganlah menggunakan peristiwa kekerasan dan aksi terorisme ini untuk menangguk kepentingan politik dan sesaat, karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa Indonesia.

Terakhir, kita tak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)