BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Politik. Peneliti di Indo Survey & Strategy. Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI)
Sebaiknya Amien Rais Lebih Rileks

Pernyataan Amien Rais yang akan membongkar dugaan kasus korupsi besar yang mengendap di KPK merupakan upaya untuk melakukan serangan kepada kubu Jokowi-Ma'ruf. Tentu publik menduga pernyataan Amien adalah reaksi balik dari pemanggilan Amien Rais oleh Polda Metro Jaya atas tersangka kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet.

Terlepas dari itu, langkah Amien Rais yang akan membongkar dugaan kasus besar yang mengendap di KPK merupakan hak dia sebagai warga negara. Namun sikap Amien tersebut mencerminkan karakter reaksioner, tak jauh beda dengan sikapnya merespon kebohongan Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya. Hal ini justru bisa menimbulkan persepsi negatif bagi Amien Rais dan bisa berdampak negatif pada pasangan calon presiden Prabowo-Sandiaga Uno.

Selain itu, reaksi Amien Rais yang akan membongkar dugaan kasus besar yang masih mengendap di KPK mengekspresikan kepanikan. Menurut saya, lebih baik Pak Amien Rais rileks saja jika beliau tidak merasa bersalah, tidak perlu menunjukkan sikap pertentangan. Justru menurut saya pemanggilan terhadap dirinya harus dijadikan momentum yang baik untuk meluruskan dan klarifikasi untuk mengungkap kebenaran. Sehingga, citra Pak Amien kembali pulih.

Justru menurut saya jika Pak Amien membuat pernyataan yang bernada mengancam, malah bisa menjadi bumerang jika datanya kurang kuat. Tidak hanya itu, sikap Amien Rais bisa menimbulkan reaksi balik dari kubu yang diserang. Amien Rais kan pernah dipanggil KPK juga atas dugaan menerima aliran dana dari kasus korupsi alat kesehatan untuk penanggulangan KLB yang menjerat mantan menteri kesehatan Siti Fadillah Supari. Lalu jika seandainya ada kasus lain yang melibatkan Amien Rais yang belum terungkap bisa jadi akan dibongkar.

Namun demikian, saya mendukung langkah Pak Amien Rais untuk membongkar dugaan kasus korupsi jika didukung data yang kuat, keadilan harus ditegakkan walau langit akan runtuh. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Djoko Setijowarno

Pengamat transportasi

FOLLOW US

Ada Kepastian Jangka Panjang di Proyek Infrastruktur             Melawan Hoax dengan Fungsi Biologis Manusia             Kian Tinggi Pendidikan, Kian Mudah Kena Hoax             Diperlukan komitmen politik bukan pencitraan.             Reforma Agraria harus Digarap Serius             Sikap Prabowo yang Kalem Bukan Strategi             Umumkan Semua Penguasa Lahan di Indonesia             Sikap Kalem adalah Strategi Politik Prabowo             Bioethanol Sebagai Energi Alternatif Ditinggalkan             Pelaksanaan Bagi-bagi Sertifkat Tanah Bukan Hal Baru