BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Aktivis 1980-an
Petahana Alami Kepanikan

Dalam kondisi seperti ini, sangat disayangkan jika ada mobilisasi massa untuk kepentingan apapun. Sebab muatan politis menjadi lebih mengemuka. Apalagi ditahun politik yang cenderung tidak menguntungkan petahana. Acara yang dipaksakan akan menjadi bumerang bagi Jokowi, sebab untuk apa manfaatnya? Dan keuntungan takyat juga apa?

Apalagi rencana Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa itu juga tidak ada urgensinya, padahal mereka juga diwajibkan mengeluarkan dana sendiri. Acara yang digagas seperti Orde Baru itu sendiri sudah tidak layak  dilakukan. Bentuk-bentuk mobilisasi atas nama pemerintah adalah budaya pembodohan dan kita kembali mundur ke belakang pasca reformasi.

Saya melihat kepanikan petahana dalam menghadapi realitas karena mangkraknya elektabilitasnya. Sulit dibayangkan, jika petahana itu kuat elektabilitasnya diatas 50 persen, tapi sekarang justru di bawah 50 persen eletabilitasnya bahkan tidak naik-naik. Ini yang membuat penggunakan birokrasi sebagai daya dukungnya. Lalu bisa dikatakan norak di era seperti ini.

Dilihat dari persoalan di atas, memang kita bisa melihat secara kasatmata bahwa petahana memang sedang dalam posisi melawan arus kuat perubahan yang sulit dibendung. Seperti ketika tahun 2014 di mana Jokowi maju menjadi capres saat itu.

Sudahlah, gunakan cara-cara yang cerdas dan rakyat akan memberikan apresiasi yang baik jika dalam kostetasi ini kalah. Sebab kalah-menang, semua akan mendapat apresiasi positif. Kehabisan ide dengan menggunakan birokrasi dan aparat tidak akan menguntungkan demokrasi itu sendiri. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Insentif Pajak, Daya Tarik Sistem Pajak yang Paling Rasional             Menengok dan Menyiapkan SDM di Era Revolusi Industri 4.0             Polri Telah Berupaya Transparan Ungkap Rusuh 21-22 Mei             Possible and Impossible Tetap Ada             Ungkap Rusuh 21-22 Mei Secara Terang dan Adil             Banyak Masalah yang Harus Diselesaikan             Pilihan Cerdas Jadi Oposisi             Tergilas oleh Budaya Global             Penghambaan terhadap Simbol Dunia Barat             Tak Cukup Imbauan