BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Jurnalis Senior
Perlu ada Kontrol dari Warga Desa

Dalam kasus penyelewengan dana desa, sebenarnya ada dua masalah yakni ada yang berniat mengemplang dan ada akibat ketidaktahuan, sehingga terjadi penyelewengan terhadap dana desa. Untuk itu sudah saatnya pemerintah daerah memberi penyuluhan kepada para kepala desa dalam hal penggunaan dana dan pembuatan laporan penggunaannya, serta internal desa membuat audit kecil-kecilan. Tujuannya agar penggunaan dana desa tepat sasaran.

Sedangkan bagi oknum-oknum desa yang sengaja mengemplang dana desa, adalah menjadi tugas Polri untuk mengusutnya. Kapolri sendiri pernah berjanji bahwa polisi akan mengawasi penggunaan dana desa. Para pelaku harus diusut tuntas dan kasusnya dibawa ke pengadilan. Dalam menangani kasus dana desa ini, Propam Polda perlu bekerja aktif untuk mengawasi kinerja kepolisian. Sehingga jika ada polisi yang bermain mata atau patgulipat dalam menuntaskan kasus dana desa, bisa segera dideteksi dan oknumnya ditindak.

Selain itu warga desa juga perlu memaksimalkan kontrol sosialnya. Jika kepala desanya terlibat pengemplangan dana desa dan sudah ditangani polisi tapi kasusnya tak kunjung dilimpahkan ke kejaksaan, seharusnya warga segera protes. Warga bisa menanyakannya ke Kapolres atau melaporkannya ke Propam Polda atau ke Kapolda bahkan ke Kapolri.

Selain itu bisa menggunakan media agar kasus ini dicuatkan ke publik hingga mendapat perhatian dari elite-elite Polri. Artinya, peran warga desa juga diperlukan untuk mengawasi semua yang menyangkut kepentingan desa. Terutama dalam hal penggunaan dana desa. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF