BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI
Perbaiki Skema Insentif Fiskal

Pemerintah adalah pelaku utama dalam mendorong perekonomian. Ia mempengaruhi kinerja perekonomian melalui kebijakan fiskal yang terkait penerimaan dan belanja negara. Insentif fiskal berupa tax allowance dan tax holiday adalah upaya menarik investor untuk berinvestasi di sektor riil.

Inisiatif ini tidak diminati pelaku usaha mungkin karena kurang menarik skemanya, dan ada faktor lain yang lebih berpengaruh dalam keputusan berinvestasi seperti daya beli masyarakat, berbagai macam regulasi, struktur upah, dan hal-hal lainnya terkait kemudahan membuka usaha. Insentif fiskal tidak akan cespleng menarik investor jika daya beli masyarakat rendah, regulasi rumit, dan upah pekerja yang terlalu tinggi. Semuanya perlu dibenahi secara berbarengan.

Semakin banyak insentif yang mendorong masyarakat taat membayar pajak harus dicoba. Pemerintah perlu memperbaiki skema tax amnesty belajar dari rendahnya minat masyarakat pada program ini. Pemerintah juga perlu menyakinkan rakyat bahwa pajak yang mereka bayar benar-benar digunakan dengan baik untuk kemakmuran rakyat. Harus ada upaya untuk mengkoneksikan pajak dengan belanja negara yang efisien dalam mendorong kemakmuran bangsa.

Persoalan penegakan hukum di perpajakan perlu ditingkatkan. Jangan sampai masyarakat merasa tidak adil gara-gara banyak pengusaha besar yang belum memenuhi kewajiban pajaknya. Juga Jangan sampai penegakan hukum perpajakan hanya tajam bagi pengusaha kecil namun tumpul menghadapi pengusaha besar. Seharusnya insentif pajak diberlakukan juga untuk pengusaha kecil terutama yang berbadan hukum koperasi. Jangan sampai pengusaha kecil dan koperasi dianaktirikan oleh pemerintah dalam kebijakan perpajakan. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Dadang Trisasongko

Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia

FOLLOW US

Temuan TPF Novel Tidak Fokus             Bentuk TGPF Independen untuk Kasus Novel Baswedan             Pilah Skema Untuk Proyek Strategis             Risiko Penyertaan Equity Proyek Macet             Diskresi Kepolisian Bermasalah?             Penanganan Tak Sesuai Perkap             Polisi Tidak Dikondisikan Menjadi Arogan             Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak             MPLS Harus Diselenggarakan Sesuai Pedoman             Pendidikan Swasta Semi Militer Harus Ditertibkan