BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia
Penggunaan Pembayaran Online Harus Memiliki Regulasi

Kasus mafia Tiongkok yang datang ke Indonesia dan berbelanja dengan sistem pembayaran online, memang semestinya diawasi. Penggunaan Alipay atau metode-metode pembayaran yang melalui online dan sebagainya, memang perlu diregulasi untuk mengontrol arus uang yang beredar di Indonesia. 

Jadi apabila regulasi itu tidak ada, akan rentan untuk bisa disalahgunakan. Lalu juga dalam hal investasi, termasuk investasi dalam pembangunan toko, itu juga perlu selalu dilihat dari beberapa sisi. Pertama, dari soal kepemilikan, karena itu sangat penting, karena tidak semua harus dibebaskan untuk asing. Oleh sebab itu, ketika ada paket kebijakan ke-16, salah satunya yang menjadi sorotan adalah pemasaran BNI, yang terlalu terburu-buru untuk memasukan investor asing.

Pada dasarnya, BNI mungkin bisa memasukkan investasi asing ke Indonesia, tetapi value added atau nilai tambahnya itu juga harus dipantau. Jangan sampai investasi masuk, tapi sebagian besar nilai tambahnya itu kembali ke luar, dan tidak terserap ke dalam negeri. 

Jadi investasi di toko kelontong yang pemiliknya merupakan orang Tiongkok tersebut harus terus dikontrol dan diawasi. Karena apabila kemudian toko itu dipakai bukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, maka akan berdampak terhadap ekonomi lokal, dimanan keuntungan dari investasi itu jadi kembali ke negara asal.

Sementara itu, apabila toko-toko Tiongkok itu ditutup, maka itu tidak akan mempengaruhi jumlah wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia. Karena pada dasarnya, Bali memiliki daya tarik tersendiri untuk dapat dinikmati oleh para wisatawan, dan kita memiliki bargaining power yang tinggi dalam berbagai atraksi atau kekayaan alam di Bali untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. (grh)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi             PMDN Ada Peluang, Tetapi Konsumsi Melambat             Dari Sistem Pemilu Hingga Politik Uang             Perlu Perubahan Revolusioner