BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat transportasi
Pemprov Harus Memperhatikan Nasib Bajaj

Kasihan pengusaha dan pengemudi bajaj, kini kurang diperhatikan. Beruntung saja ada event Asian Games yang saat ini hendak digelar, dalam event itu bajaj bisa menjadi salah transportasi yang diandalkan.

Selanjutnya kebijakan ataupun nasib bajaj tergantung dari Pemda Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta nantinya. Seberapa jauh perhatian Pemprov terhadap bajaj berbahan bakar gas (BBG). Mengingat kini bajaj oranye sudah tidak ada lagi.

Awal mula BBG hadir adalah karena alasan bajaj oranye tidak ramah lingkungan. Kalau nanti bajaj oranye mau dijadikan transportasi wisata, yang harus didorong adalah bajaj itu menjadi kendaraan ramah lingkungan.

Hal lain yang perlu diperhatikan terkait bajaj, ada diskriminasi antara bajaj dengan ojek. Wilayah operasi bajaj dibatasi, sementara ojek tidak. Padahal kalau mau dilihat, BBG lebih ramah lingkungan ketimbang motor. Namun Pemprov kurang memberikan perhatian kepada BBG yang ramah lingkungan tersebut.

Mestinya harus ada perlakuan yang sama antar sepeda motor dan bajaj. Sempat diberlakukan pelarangan sepeda motor di jalan protokol, tapi pelarangan tersebut dicabut karena alasan politis, bukan karena pertimbangan lingkungan.  

Kalau mau adil, harusnya diberlakukan pembatasan sepeda motor dan kendaraan roda 4 dengan memperluas ganjil genap dan pelarangan sepeda motor. (ast)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

Massa Ke MK, Untuk Apa?

0 OPINI | 13 June 2019

Bangsa Xenophobia

13 June 2019

Bahasa Daerah, Merana Nasibmu

2 OPINI | 14 June 2019

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Menengok dan Menyiapkan SDM di Era Revolusi Industri 4.0             Polri Telah Berupaya Transparan Ungkap Rusuh 21-22 Mei             Possible and Impossible Tetap Ada             Ungkap Rusuh 21-22 Mei Secara Terang dan Adil             Banyak Masalah yang Harus Diselesaikan             Pilihan Cerdas Jadi Oposisi             Tergilas oleh Budaya Global             Penghambaan terhadap Simbol Dunia Barat             Tak Cukup Imbauan             Investor Tak Hanya Andalkan Peringkat Daya Siang