BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas
Pemilih Mulai Memahami Politik Simbolisasi Agama

Penggunaan simbol-simbol atau ajaran agama memang marak dimanfaatkan banyak pihak dalam berkampanye. Namun saya meyakini pemilih mulai belajar dan memahami langkah-langkah politik simbolisasi agama semacam itu. Apalagi mewajibkan sesuatu yang tidak wajib dalam agama akan dipahami publik sebagai sesuatu ajaran yang salah.

Tapi sekali lagi, langkah politik tidak harus dimaknai hanya dipermukaan saja sebagai nilai kebenaran agama, bisa saja penggunaan istilah-istilah agama adalah bagian dari ketakutan dalam langkah politik. Apapun itu, semestinya pertarungan politik adalah pertarungan gagasan program, visi dan misi kandidat, bukan pertarungan mengerdilkan kandidat lain.(mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Melibatkan Institusi Polri dalam Politik Birokrasi Sangat Berbahaya             IPW Tak Yakin Syafruddin Bisa Selesaikan Masalah Birokrasi Di Indonesia             Susahnya Wujudkan Birokrasi yang Profesional dan Netral             Implementasi Ekonomi Kerakyatan, Berharap Kepada BPIP             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-1)             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-2)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-1)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-2)             Jadikan Asian Games 2018 Titik Awal Merubah Kebiasaan Buruk             Pendidikan Budi Pekerti Sangat Penting!