BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas
Pemilih Mulai Memahami Politik Simbolisasi Agama

Penggunaan simbol-simbol atau ajaran agama memang marak dimanfaatkan banyak pihak dalam berkampanye. Namun saya meyakini pemilih mulai belajar dan memahami langkah-langkah politik simbolisasi agama semacam itu. Apalagi mewajibkan sesuatu yang tidak wajib dalam agama akan dipahami publik sebagai sesuatu ajaran yang salah.

Tapi sekali lagi, langkah politik tidak harus dimaknai hanya dipermukaan saja sebagai nilai kebenaran agama, bisa saja penggunaan istilah-istilah agama adalah bagian dari ketakutan dalam langkah politik. Apapun itu, semestinya pertarungan politik adalah pertarungan gagasan program, visi dan misi kandidat, bukan pertarungan mengerdilkan kandidat lain.(mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Bangun Infrastruktur, Juga Manufaktur Orientasi Ekspor             Capaian yang Bagus, Upayakan Terealisasi             Perang Kepentingan Melawan Korupsi             Nilai-Nilai Pancasila Sudah Lama Tewas             Setop Adu Nyinyiran             Pembenahan ke Dalam di Era Disrupsi              Mencegah 'Barjibarbeh'             Perlu Tindak Lanjut Komitmen Investasi             Tantangan Fiskal Di Tengah Gejolak Global             Akhlak Turun Ke Titik Nadir, Seks Bebas Tumbuh Subur