BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior
Partai Gurem di Tangan Juragan Parpol

Bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan oleh presiden sangat bagus untuk meyakinkan rakyat bahwa pemerintah seolah serius dalam mengatasi ketimpangan pemilikan tanah antara petani dan korporasi.

Hal ini sangat penting untuk menutupi ekspansi besar-besaran para raksasa perkebunan dan kehutanan, yang telah membuat berjuta petani tergusur dari kampung halaman sendiri.

Membangun kesan bahwa pemerintah sedang membangun jalur cepat bagi para petani menuju masa depan cerah memang penting mengingat alih profesi menjadi buruh atau pedagang kakilima masih terjadi secara massal. Lihat saja, sampai sekarang wilayah pedesaan adalah sumber buruh murah bagi korporasi di dalam dan luar negeri.

Di mata mereka, para politisi yang kini mendominasi kursi pemerintahan dan legislatif, cuma ahli tebar janji (sekarang plus berbagai kartu dan sertifikat tanah). Bagaimana tidak, meski berbagai kebijakan telah diberlakukan, kemiskinan di kalangan petani tetap merajalela sementara dompet para politisi kian gendut.

Tak kalah menjengkelkan adalah pernyataan para menteri yang saling bertentangan. Sekarang kita menyaksikan membanjirnya  beras dari berbagai negara di tengah musim panen. Ini memang gila karena menteri pertanian sudah berulang kali menyatakan cadangan beras lebih dari cukup sehingga tak perlu impor. Hanya saja, Mentan diam saja ketika Bulog dan menteri perdagangan memutuskan untuk impor puluhan ribu ton beras.

Nasib petani garam sama saja. Mereka sempat senang ketika menteri kelautan berjanji akan stop impor garam. Tapi beberapa pekan lalu keterlibatan menteri kelautan dalam impor garam dicabut oleh presiden. Petani pun cuma bisa gigit jari menghadapi masuknya garam impor.

Maka jangan heran bila petani makin tak berdaya menghadapi ekspansi para tuan tanah bermodal jutaan dolar dari dalam dan luar negeri. Pada akhirnya nanti, mereka cuma menjadi penonton atau kuli di kampung halaman sendiri. Mereka harus menerima 'kebaikan hati' para tuan besar dari kota yang kian digdaya berkat posisinya sebagai juragan parpol dan politisi. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF