BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior
Oposisi Yang Melemah

Keputusan Amien Rais (AR) menjadi  calon presiden membuat Jokowi makin  sulit dikalahkan. Bukan karena Jokowi makin kuat, tapi lebih disebabkan oleh melemahnya oposisi. Dalam hal ini kubu oposisi perlu berkaca pada pepatah 'bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh'.

Kubu oposisi tampaknya tak melihat bahwa banyak pemilih menjadi galau menyaksikan ketdakkompakan mereka. Masing masing mau maju sendiri sehingga mengesankan mereka terlalu egoistik untuk bersatu.  Maka,  bila akhirnya mereka berkoalisi, akan menjadi sebuah sebuah persekutuan semu yang malah membuat negara makin lusuh.

Indonesia pernah didera oleh koalisi rapuh pada masa keperesidenan kedua SBY. Dua sekutu utama SBY, Golkar dan PKS,  justru menjadi menjadi penyerang paling ganas terhadap pemerintah. Jauh lebih ganas ketimbang kubu oposisi.

Kedua arpol tersebut berkoalisi sekaligus beroposisi. Tapi mereka disebut sebagai 'penohok kawan seiring'. Mereka mengaku 'kawan yang kritis'. Hanya saja tak dijelaskan kenapa mereka lebih kritis dibandingkan oposisi.

Maka, dalam situasi seperti sekarang, kalau memang serius mau menggusur Jokowi, satu-satunya pilihan bagi kubu oposisi adalah membangun kekompakan, dan berkomitmen menjadi rekan koalisi  sungguhan bukan abal-abal. Ingat,  masih segar di kepala banyak orang tentang situasi politik yang selalu panas akibat koalisi abal-abal.

Sayangnya sampai sekarang, meski sudah bolak-balik ke tanah suci dan sowan ke Habib Rizieq Shihab,  kubu koalisi tetap terbelah. Sentimen agama yang didegungkan sebagai alat pemersatu seolah sekadar basa-basi.

Dalam kondisi seperti ini tapi yakin bisa menang dalam Pilpres 2019 kok seperti mimpi di siang bolong. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Melibatkan Institusi Polri dalam Politik Birokrasi Sangat Berbahaya             IPW Tak Yakin Syafruddin Bisa Selesaikan Masalah Birokrasi Di Indonesia             Susahnya Wujudkan Birokrasi yang Profesional dan Netral             Implementasi Ekonomi Kerakyatan, Berharap Kepada BPIP             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-1)             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-2)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-1)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-2)             Jadikan Asian Games 2018 Titik Awal Merubah Kebiasaan Buruk             Pendidikan Budi Pekerti Sangat Penting!