BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Mercu Buana dan Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia
Mempertanyakan Parpol Bajak Artis Jadi Caleg

Saya mempertanyakan mengapa ada partai politik (parpol) yang membajak banyak artis untuk menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada pemilu 2019 mendatang? Sepengetahuan saya deretan artis terkenal yang menjadi caleg belum mengikuti proses kaderisasi secara baik, sehingga belum tentu memahami tugas pokok sebagai wakil rakyat dan paham memperjuangkan kepentingan rakyat.

Proses kaderisasi paripurna di tingkat partai merupakan hal mutlak dilakukan sehingga anggota legislatif terpilih dapat memperjuangkan kepentingan rakyat. Namun bila proses ini diabaikan dan parpol hanya berkepentingan mendulang suara maka wakil rakyat terpilih bisa saja tidak efektif memperjuangkan kepentingan rakyat.

Terkait hal ini, muncul kekhawaitran saya kalau kelak  wakil rakyat terpilih dari kalangan artis yang tidak pernah mengikuti proses pematangan di tingkat partai justru akan melahirkan wakil rakyat yang tidak memiliki kemampuan memperjuangkan kepentingan rakyat banyak.

Sesuai amanat Konstitusi setiap warga negara memiliki hak politik baik memilih maupun dipilih. Tapi dalam konteks tertentu apalagi menjadi wakil rakyat harus memiliki kemampuan dan konsep jelas, sebab ketika terpilih mereka akan mendapat gaji dengan fasilitas yang memadai. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)