BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)
Memerangi Hambatan Struktural Birokratik

Birokrasi Indonesia masih membawa sisa watak Repressive Developmentalist Regime  yang mengandalkan rente ekonomi dan komersialisasi jabatan. Jadi memang harus ada aksi “Saber” pungli untuk jasa publik service agar tidak membebani daya saing ekonomi.

Kebijakan yang tidak business friendly  bersaing dengan negara tetangga.  Jika birokrat RI tidak efisien tapi malah nenghambat, maka pasti daya saing Indonesia Inc. merosot.

Saya kira Presiden Jokowi sadar akan mental oligarki dwifungsi penguasa-pengusaha. Karena itu langkah melabrak korupsi di semua lini dilakukan agar efisiensi penggunaan modal yang ditambahkan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara atau ICOR (Incremental Capital Output Ratio - Rasio Tambahan Modal atas Pengeluaran) kita, bisa turun dari 6'4 sekarang ini.

Infrastruktur adalah prioritas utama seperti riwayat Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan China. Semua prioritas dilakukan agar pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh 7 persen per tahun dan bisa doubling income dalam 7 tahun.

Secara matematis ekonomis, proyeksi optimistis RI sebagai negara dengan perekonomian terbesar nomor 4 sedunia pada 2045 realistis. Tentu saja tidak berlaku untuk oposisi yang selalu kritis terhadap incumbent

Jadi kesimpulannya, memang birokrat warisan Orde Baru masih sangat mengecewakan. Tapi regenerasi suksesi dan remunerasi yang membaik sekarang ini diharapkan dapat mewujudkan revolusi mental, terutama dengan panutan terhadap  leadership by example  oleh presiden Jokowi sendiri. (Pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Dadang Trisasongko

Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia

FOLLOW US

Perlu Pertimbangan Agar yang Dikurung Memang Pantas Dikurung             Idealnya Penjara Tidak Untuk Lansia             Selesaikan PR di Periode Kedua             Jemput Bola Tarik Investasi             Fokus Pada Daya Saing, Reindustrialisasi, Pemerataan             Memperkokoh kemampuan mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo              Simbol Kemajuan Bangsa dan Rekonsiliasi dalam Pertemuan Jokowi dan Prabowo             Apapun Tafsirnya, Kita Bangga Jokowi - Prabowo Bertemu             Bukan Hidup Abadi Badaniah Semata             Hidup Abadi Masih Spekulatif