BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Staf Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pertama-Direktorat Jenderal Cipta Karya-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  
Membayar Air Takkan Membuat Miskin Mendadak

Sejujurnya, saya sempat kaget ketika mengetahui ada perumahan elite yang memakai air tanah. Setahu saya, kualitas air tanah di Jakarta sudah sangat buruk, terutama kandungan bakteri Escherichia coli yang tinggi. Namun, jika benar adanya, seharusnya pengambilan air tanah harus segera dihentikan. Bukan hanya soal masalah penurunan tanah, tetapi juga karena menyangkut kesehatan manusia yang menggunakan air tanah.

Menurut saya, dampak terbesar dari pemakaian air tanah secara illegal dalam arti tidak terlaporkan adalah tanah Jakarta akan semakin menurun hingga di bawah ketinggian permukaan laut. Jika tidak ditindaklanjuti, hal ini bisa menyebabkan Jakarta tenggelam dalam waktu yang lebih cepat dari prediksi karena adanya hal ilegal tadi.

Ketersediaan air bersih di Jakarta yang disediakan oleh PDAM belum memenuhi kebutuhan warga Jakarta. Hal ini berdasarkan pengalaman saya pribadi. Di rumah saya (daerah Jakarta Barat) sudah menggunakan air PDAM, tetapi jaminan 3K (kualitas, kuantitas, dan kontinuitas) akan air bersih masih belum bisa dibuktikan. Kualitas air PDAM yang katanya ‘air minum’ ternyata tidak aman untuk diminum ketika sudah sampai di sambungan rumah. 

Kandungan besi yang terkandung dalam air disebabkan karena tidak ada pengontrolan dan pemeliharaan pada pipa distribusi. Begitu juga dengan kuantitas dan kontinuitas. Kontinuitas di sini berarti seharusnya air mengalir 7 x 24 jam per hari. Namun kenyataannya, air PDAM hanya mengalir di jam-jam tertentu. Untuk itu, saat kita mempersalahakan penggunaan air tanah, berarti penyaluran air dari PDAM juga harus dibenahi, jadi ada keseimbangan.

Tak ada alasan lain, pengambilan air tanah harus segera dihentikan secara total. Saran saya secara pribadi, pemerintah DKI Jakarta harus memberlakukan sanksi yang tegas (secara hukum ataupun peraturan daerah) untuk setiap pihak yang  masih menggunakan air tanah. Di sisi lain, kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat, harus berusaha mengembalikan ketersediaan air tanah secara maksimal dengan membuat sumur resapan dan membuat ruang terbuka hijau.

Baik pemerintah maupun PDAM harus segera memperbaiki kinerjanya dalam menyediakan air. Mereka tidak boleh dan tidak bisa memperkaya diri sendiri dengan mengomersialkan air bersih yang notabenenya adalah kebutuhan dasar setiap manusia.

Harapan saya adalah air bersih bisa tercukupi tanpa mengeksploitasi lingkungan. Seperti yang kita tahu, alam bisa mencukupi kebutuhan kita, bukan memuaskan kerakusan manusia. Pemerintah dan PDAM harus bekerja keras untuk menyediakan air bersih. Di sisi lain, masyarakat juga harus menghemat penggunaan air bersih.

Apa sih sulitnya untuk hidup secara berkecukupan tanpa mengusik kebutuhan ataupun hak orang lain? Kita ini hidup secara bersama-sama di bumi ini. Kalau bumi hancur, manusia pasti ikut hancur. Maka dari itu, tolong berhenti menggunakan air tanah secara rakus, apalagi ilegal. Membayar air tidak akan membuat kita miskin mendadak, bukan? (win)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF