BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Masalah Palestina Bukan Prioritas Negara-Negara Anggota OKI

Secara prinsip kemanusiaan dan amanat konstitusi, kita sepakat untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Kita juga menolak keras penjajahan dan perebutan tanah Palestina oleh Israel. Prinsip tersebut harus diterjemahkan ke dalam langkah konkret.

Israel bisa ada karena didukung oleh kekuatan lobi, uang, militer dari negara-negara Barat pada waktu itu, khususnya negara super power Amerika Serikat (AS). Untuk menghadapi Israel perlu persatuan dari negara-negara Arab dan Islam, termasuk internal Palestina sendiri yang saat ini ada dua faksi; nasionalis dan Islam (Hamas).

Namun sangat disayangkan, masalah Palestina tidak menjadi prioritas utama. Ini dikarenakan tiap negara-negara anggota OKI mempunyai agenda nasional sendiri. Misalnya Arab Saudi lebih melihat Iran sebagai ancaman ketimbang Israel. Saudi dan Iran terlibat dalam persaingan perebutan pengaruh di Timur Tengah. Dalam perang saudara di Yaman dan Suriah, Iran dan Saudi mendukung kubu yang berbeda. Ini semakin menguatkan persaingan antar keduanya.

Jadi saya khawatir deklarasi keras dari OKI terkait isu Palestina hanya akan berakhir dalam statemen. Tidak terwujud dalam tindakan nyata. Dalam konteks ini, Indonesia sudah berbuat maksimal. Namun kita tidak terlibat atau bertetangga langsung dengan pusat konflik di Palestina, sehingga tetap saja gemanya beda. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila