BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Kepala LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)
Lubang Hitam dan Keangkuhan Manusia

Lubang hitam adalah objek yang masif yang sudah mati kehabisan energinya, lalu dia runtuh dan menjadi objek paling masif sehingga gravitasinya menjadi sangat luar biasa. Cahaya pun disedotnya. 

Materi yang disedotnya dari objek di dekatnya nyaris tidak berarti apa-apa dibandingkan massanya. Dia objek yang sudah mati, yang tidak berkembang lagi. Keberadaannya terus sampai akhir alam semesta.

Matahari tidak bisa jadi lubang hitam karena massanya kecil. Kematian matahari hanya akan menyisakan bintang kerdil putih yang lama-lama akan mati, tetapi tidak akan jadi lubang hitam. Pusat galaksi kita adalah lubang hitam raksasa yang gravitasinya  mempengaruhi gerak bintang-bintang yang mengitarinya, tetapi terlalu jauh untuk menyedot bintang-bintang tersebut. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Umur matahari kita untuk mati dan akhirnya jadi bintang kerdil putih sekitar 5 milyar tahun lagi.

Lubang Hitam umumnya berada di pusat-pusat galaksi. Jadi jumlahnya kira-kira sebanyak galaksi yang ada. Lubang Hitam yang terdekat ada di pusat galaksi kita, kira-kira berjalan 30.000 tahun cahaya.

Ya dengan melihat keluasan alam semesta dan ukuran  objek-objek yang luar biasa, matahari pun terlalu kecil, apalagi bumi dan manusianya. Manusia merasa besar hanya karena keangkuhan dan keserakahannya, yang akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri. (ade)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Deddy Herlambang

Pengamat Transportasi

Djoko Setijowarno

Pengamat transportasi

FOLLOW US

Karena Tak Melibatkan Ahli Kesehatan             Perlu Rekayasa Kebijakan Naikkan Daya Beli             Civil Society Perlu Awasi Hitung Suara             Holding BUMN Penerbangan             Saatnya Rekonsiliasi             Klaim Prabowo-Sandi Perlu Dibuktikan             Perlu Sikap Kesatria Merespons Kekalahan Pilpres             KPU Jangan Perkeruh Suasana             Gunakan Mekanisme Demokratik             Pemerintah Harus Bebas dari Intervensi Pengusaha