BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak), Kriminolog Universitas Indonesia (UI)
Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak

Ketika penembakan terjadi, biasanya tidak ada saksi maupun bukti lain seperti rekaman CCTV. Yang ada hanyalah klaim sepihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Dengan demikian, kita tidak dapat menduga kondisi mental petugas kepolisian ketika melepaskan tembakan.

Perisitwa penembakan terus berulang disebabkan oleh kurangnya pelatihan menangani situasi darurat untuk personel kepolisian.

Kita tidak bisa hanya mengandalkan proses pelatihan dasarnya saja. Proses menahan diri, mengambil keputusan yang cepat serta bertindak tepat dan terukur merupakan pelatihan terus menerus yang harus diberikan kepada personel kepolisian selama mereka memegang senjata. Metode psikotes yang memadai pun sekiranya perlu dibuat untuk proses rekrutmen. (sfc)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir