BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak), Kriminolog Universitas Indonesia (UI)
Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak

Ketika penembakan terjadi, biasanya tidak ada saksi maupun bukti lain seperti rekaman CCTV. Yang ada hanyalah klaim sepihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Dengan demikian, kita tidak dapat menduga kondisi mental petugas kepolisian ketika melepaskan tembakan.

Perisitwa penembakan terus berulang disebabkan oleh kurangnya pelatihan menangani situasi darurat untuk personel kepolisian.

Kita tidak bisa hanya mengandalkan proses pelatihan dasarnya saja. Proses menahan diri, mengambil keputusan yang cepat serta bertindak tepat dan terukur merupakan pelatihan terus menerus yang harus diberikan kepada personel kepolisian selama mereka memegang senjata. Metode psikotes yang memadai pun sekiranya perlu dibuat untuk proses rekrutmen. (sfc)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol