BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pakar Teknologi Informasi
Kita Sering Sepelekan `Terms and Condition`

Saya pakai Facebook dan Twitter karena itu yang banyak di gunakan di Indonesia. Tapi saya tidak pakai instagram karena tidak suka difoto. Saya menggunakan media sosial bukan untuk aktualisasi diri, bukan juga untuk curhat. Saya menggunakannya untuk memberikan informasi pada orang yang membutuhkan informasi dan pengetahuan dari saya.

Untuk menghindari data pribadi disalah-gunakan, kita harus tahu aturan yang berlaku di medsos atau sebuah aplikasi sebelum kita menggunakannya. Biasanya ada fine print dari aplikasi tersebut yang sering tidak kita baca. Saran saya, sebelum menginstalasi sebuah aplikasi baca baik-baik apa saja yang bisa dilakukan aplikasi itu. Kalau bisa mengakses data/ informasi pribadi sebaiknya berhati-hati.
 
Lalu, sebaiknya semua informasi pribadi jangan pernah ditulis atau di-posting di Facebook. Saya tidak pernah posting hal yang sifatnya pribadi di Facebook atau Twitter. Sayangnya kita yang selalu menyepelekan terms & condition. Begitu juga ketika kita pakai Google, Instagram dan lain-lain. 

Untuk aman dari penyalahgunaan data di media sosial atau Internet jangan nunggu aturan. Susah mengharapkan pemerintah untuk bikin aturan pasti telat melulu. Maka lebih baik: Jangan pernah posting hal pribadi di Facebook, jangan pernah royal upload foto, jangan pernah royal selfie, jangan pernah royal check in. Sebab, memangnya kita bisa menuntut Facebook atau Google yang ada di Amerika?

Terkait apa model kerja Cambridge Analytica ini telah atau akan (dan dapat) dipakai oleh pihak-pihak tertentu yang punya kepentingan politik di Indonesia menjelang Pileg dan Pilpres 2019, tergantung uang dan setoran. Kalau nggak ada uang, jangan harap (politisi) bisa akses data tersebut. (ade)   

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir