BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Aktivis 1980-an
Kinerja Polisi Tidak Dipahami Masyarakat

Saya melihat bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan memang sengaja dibuat ngambang, sebab muatan politisnya lebih kental dibanding tentang kriminalnya. Kenapa saya bilang muatan politis lebih kental, karena sejak kasus tersebut terjadi pada April 2017,  Novel adalah penyidik senior yang membelot dari polisi menjadi pegawai KPK.

Perlu diketahui kasus Novel itu sudah lebih dari 700 hari, berarti sudah terlalu lama ditangani aparat. Sepertinya aparat "ogah-ogahah" jika menyangkut kasus Novel. Hal itu nampak jelas setelah Kapolri Tito Karnavian membentuk Tim Gabungan, yang isinya para perwira polisi dengan para tokoh yang memang punya kedekatan dengan polisi. Komposisi itu juga yang pernah ditolak oleh Novel Baswedan.

Masyarakat sebetulnya menunggu kapan kasus Novel ini terungkap, nampaknya jalan ditempat dan pihak aparat juga tidak menunjukkan kinerjanya yang bisa dipahami oleh masyarakat. Saya curiga ada yang "disembunyikan" dari kasus tersebut. Itu bisa kita lihat begitu lamanya pengungkapannya, atau karena menunggu menjelang 17 April 2019? (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FX Sugiyanto, Prof.

Guru Besar Universitas Diponegoro

FOLLOW US

Sampah Kita Adalah Tanggung Jawab Kita!             Kebijakan Persampahan Berbasis Lingkungan             Mencermati Spirit Konvensi Basel             Impor Sampah, Menambah Musibah             Pemerataan Pendapatan Tak Bisa Lewat Pasar Modal             Menggabungkan Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan             Adakan Cerita Seru yang Tidak Selalu Mengacu pada Benda Koleksi             Pembuktian Terbelenggu Prosedural Hukum Acara MK             “The Comedy of Errors”             Penyatuan Picu Kepincangan Pemerintah