BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Ketua Gema Hanura DKI Jakarta, Aktivis Rumah Gerakan 98
Kepemimpinan Saat Ini Bersifat Individual dan Sebatas Pragmatisme

Ini memang menjadi fenomena yang terjadi saat ini di Republik Indonesia. Fenomena partai politik (parpol) tidak lagi mengusung kadernya sendiri dalam perhelatan pemilihan umum (pemilu) atau pemilihan kepala daerah (pilkada).

Hal ini juga menjadi polemik yang terjadi di beberapa partai besar. Parpol bukannya mengusung kadernya sendiri yang sudah bersusah payah menaikkan rating dan membesarkan parpol, namun justru mengusung mereka yang bukan kader partai. Ini merugikan kader itu sendiri.

Kader tersebut juga bisa berpotensi diusung parpol lain menjadi kandidat calon gubernur atau kepala daerah. Hal ini bisa juga dikatakan sebagai capaian politik individu dari kader tersebut.

Hal yang terjadi ini sebenarnya membuat stigma politik tentang ke pemimpinan mengalami perubahan. Akhirnya kepemimpinan lebih bersifat individu. Individu pemimpin tersebut sudah tidak memperdulikan lagi siapa yang mengusungnya, dan hanya sebatas pragmatisme yang penting sudah terpenuhi keinginan yang menjadi pengusung. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Dadang Trisasongko

Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia

FOLLOW US

Temuan TPF Novel Tidak Fokus             Bentuk TGPF Independen untuk Kasus Novel Baswedan             Pilah Skema Untuk Proyek Strategis             Risiko Penyertaan Equity Proyek Macet             Diskresi Kepolisian Bermasalah?             Penanganan Tak Sesuai Perkap             Polisi Tidak Dikondisikan Menjadi Arogan             Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak             MPLS Harus Diselenggarakan Sesuai Pedoman             Pendidikan Swasta Semi Militer Harus Ditertibkan