BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Kementaan Lebih Tingkatkan Pengawasan Kepada Importir

Ini tentu akan merugikan petani bawang merah kita. Karena bawang impor imitasi itu harganya jauh lebih murah, jadinya petani kita tidak mampu bersaing secara harga. Akibatnya, bawang hasil petani kita tidak laku. Maka dari itu, pemerintah harus mengambil langkah tegas. Kalau bisa jangan hanya blacklist para importir nakal yang melakukan kecurangan tersebut, tapi ambil tindakan hukum. 

Tindakan Kementerian Pertanian (Kementan) mem-blacklist impotir nakal yang melakukan kecurangan sebagai bentuk perlindungan kepada petani lokal dan konsumen. Pasalnya bawang bombay berukuran kecil itu berpotensi mengelabuhi konsumen, karena bentuknya menyerupai bawang merah lokal.

Ke depannya kita berharap, Kementan lebih meningkatkan pengawasan kepada importir. Jangan sampai ada lagi importir nakal dan melakukan kecurangan. Masyarakat kita jangan sampai dirugikan.

Selain itu, Kementerian Pertanian harus memberikan perhatian lebih serius kepada petani bawang lokal, serta mendorong untuk meningkatkan produksi, sehingga bisa memenuhi bawang secara nasional. (afd)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Ingin Tarif Ojek Online Murah, Aplikator Beri Subsidi             Tarif Baru Ojek Online Harus Fair             Politisasi Agama: Manifestasi Politik Akal Sesat             Setop Kapitalisasi Ibadah             Penting Memberikan Subsidi Produk Akhir Bagi Petani             Manfaatkan Digital Farming             Kemampuan Literasi Anak Negeri Menyikapi Selebrasi Valentine Day Perlu Diperkuat             Kelaparan Disebabkan Banyak Daerah yang Terisolasi             Mempermainkan Orang Miskin             Membantai Indonesia Tanpa Ampun