BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia
Kasus Novel Bisa Runtuhkan Kredibilitas Polri

Dengan melihat perkembangan penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, saya setuju adanya sebuah tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang bekerja atas mandat dari presiden. Tim ini penting untuk memberikan masukan kepada Presiden tentang bagaimana seharusnya Presiden memberikan dukunga kepada Polri dalam penanganan kasus serangan terhadap Novel Baswedan.

Kepentingan korban dan rasa keadilan publik harus menjadi pertimbangan utama.  Penanganan kasus yang berlarut hanya akan mengakibatkan runtuhnya kredibilitas Polri. Ada kepentingan institusi yang dipertaruhkan.

Di samping itu, semakin lama kasus ini menjadi misteri publik,  semakin besar bobot politiknya.  Ini tentu sangat tidak menguntungkan Presiden Jokowi,  apalagi dalam situasi Pilpres 2019 saat ini. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nailul Huda

Peneliti INDEF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Soal Subsidi MRT: Negara Jangan Pikir Profit, Tapi Benefit             Perjelas Kewenangan Berbasis Wilayah             Indonesia Masih Menarik Sebagai Negara Tujuan Investasi             Subsidi MRT Bukan untuk Orang Kaya             Pemerintah Harus Hitung Risiko Utang BUMN             Pembentukan Holding BUMN Harus Selektif             BUMN Jangan Terjerumus Jadi Alat Kepentingan Penguasa             MoU KPU-PPATK Jangan Sekadar Aksesoris             MoU KPU-PPATK Jangan Hanya Formalitas             Pemerintah Harus Promosikan Tempat Wisata Terlebih Dahulu