BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Dosen Administrasi Publik Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
KTP-el Rusak Harus Langsung Dimusnahkan

Insiden tercecernya e-KTP yang rusak di Bogor beberapa hari yang lalu, menyebabkan di publik muncul spekulasi bermacam-macam.

Semestinya e-KTP yang rusak segera dimusnahkan, bukan disimpan di gudang seperti sekarang. Sehingga publik juga banyak bertanya kok disimpan di gudang? Hal ini mengingat tahun ini merupakan tahun sensitif di karena tahun politik, yang menimbulkan kecurigaan yang tidak terelakkan. Dan bisa kemungkinan di manfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Maka yang di butuhkan saat ini untuk menjawab kecurigaan maupun pertanyaan publik adalah langkah konkrit dari Kementerian Dalam Negeri, dengan klarifikasi dan investigasi agar tidak terulang lagi kejadian tersebut. Hal itu sudah dilakukan dengan cepat oleh pihak Kementerian Dalam Negeri.

Selanjutnya Kementerian Dalam Negeri berserta stakeholders pemerintah lainnya yang terkait mengantisipasi bukan sekadar kasus tercecernya KTP-el, melainkan bagaimana KTP-el tersebut dapat secara optimal sebagai identitas kependudukan yang efektif dan efisien yang bisa di pergunakan oleh masyarakat dan negara. (ast)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan