BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Sekjen Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI)
KSAD Andika Harus Serius Lindungi Rakyat

Mengenai pengangkatan Letjen Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), pertama, hal itu merupakan kewenangan presiden sebagai panglima tertinggi TNI. Kedua, jika dianggap melompati jenjang karir para angkatan di atasnya, hal itu sudah biasa terjadi baik di lingkungan TNI maupun Polri.

Penunjukan Kapolri Tito Karnavian juga melompati para perwira yang lebih senior. Di masa Presiden SBY pun pernah terjadi ketika mengangkat Kapolri Timur Pradopo yang melompati para perwira yang lebih senior. Ketiga, harus ada penilaian terhadap Letjen Andika Perkasa dalam aspek kapasitas, kapabilitas, dan loyalitas kepada presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI.

Jika dalam ketiga aspek tersebut terpenuhi semua, maka penunjukannya sebagai KSAD merupakan hal yang wajar. Selama ini juga banyak rakyat yang tidak tahu apa prestasi para perwira tinggi TNI. Faktanya, rakyat belum sepenuhnya percaya pada TNI, khususnya AD, yang memiliki sejarah kekerasan terhadap rakyat selama era otoritarisme Orde Baru.

Keempat, soal masa lalu Hendropriyono yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa pelanggaran HAM berat dalam kasus Talangsari 1989 dan pembunuhan Munir, maka menjadi tanggung jawab Hendropriyono sendiri. Jika diadakan pengadilan HAM ad hoc atas kasus Talangsari misalnya, maka Hendropriyono yang dijadikan terdakwa, bukan Andika Perkasa.

Kelima, KSAD baru harus serius menjadikan TNI AD menjadi tentara yang melindungi rakyat dan mempertahankan kedaulatan negara, bukan malah menjadikan rakyat sebagai musuh seperti era Orde Baru. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF