BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Jakpus Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Jangan Gunakan Ajaran Agama Demi Merebut Kekuasaan

Kedewasaan demokrasi dan politik di Indonesia sekali lagi kembali di uji. Pasca Pemilihan Gubenur DKI yang penuh dengan intrik-intrik politik identitas agama yang selalu didengungkan oleh elite-elite politik yang hanya melihat dari segi merebut kekuasaan, bukan berfikir  politik yang berbudaya. Kali ini, kita kembali diuji oleh fatwa fardhu ‘ain yang mewajibkan masyarakat Jawa Timur untuk memilih pasangan Khofifah-Emil pada Pilkada Jatim.

Kalau kita ingin mengambil sari dari ajaran agama Islam, jika kita melakukan politik dengan membawa agama yang sengaja untuk dilencengkan dari ajaran agama Islam yang sesungguhnya, maka kehancuran dari pemimpin itu dengan sendirinya ada di depan mata. Jangan sekali-sekali melenceng dari ajaran agama yang sesungguhnya hanya untuk merebut kekuasaan. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Melibatkan Institusi Polri dalam Politik Birokrasi Sangat Berbahaya             IPW Tak Yakin Syafruddin Bisa Selesaikan Masalah Birokrasi Di Indonesia             Susahnya Wujudkan Birokrasi yang Profesional dan Netral             Implementasi Ekonomi Kerakyatan, Berharap Kepada BPIP             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-1)             Mencari Solusi Mengatasi Pelemahan Rupiah (Bagian-2)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-1)             Menanti Efektivitas Pengetatan Moneter BI (Bagian-2)             Jadikan Asian Games 2018 Titik Awal Merubah Kebiasaan Buruk             Pendidikan Budi Pekerti Sangat Penting!