BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia 2003-2008
Ideologi Yang Semakin Berbahaya dan Radikal

Ini soal ideologi jahat dengan menggunakan simbol agama. Bahayanya lebih dahsyat mencelakai siapa saja, bukan hanya laki-laki tapi semua orang, laki-laki, perempuan, dewasa dan anak-anak, termasuk bayi sekali pun. Maka pikiran sesat yang membahayakan kemanusiaan ini harus kita berantas sampai ke akar. Tidak usah dipersempit jadi soal gender.

Kasus bom terakhir di Surabaya membuktikan ideologi berbahaya ini makin radikal dan tidak lagi membedakan jenis kelamin. Anak kecil dan bayi pun dikorbankan. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Bambang Budiono MS

Pengajar Antropologi Politik Fisip Unair

FOLLOW US

Daerah Perbatasan Harus Outward Looking             Abu Bakar Ba’asyir Digoreng dalam Bungkus Politik             Pemerintah Belum Bisa Disalahkan             Pemerintah Seharusnya Tidak Perlu Terburu-buru             Kapasitas Sumber Daya Lokal yang Menjadi Hambatan             Konglomerasi Media dan Pilpres             Kuatnya Arus Golput: Intropeksi Bagi Parpol             Golput Bagian dari Dinamika Politik             Parpol ke Arah Oligharkhis atau Perubahan?             Melawan Pembajak Demokrasi