BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Mantan Ketua DPR RI
Harus Ada Income, Maka Akan Ada Peningkatan Konsumsi

Gebyar Asian Games itu memang luar biasa—gebyarnya--dan gubernur Sumatera Selatan itu selalu mensosialisasikan kepada masyarakat. Satu yang mungkin tidak terlihat adalah bagaimana masyarakat di daerah itu mampu memanfaatkan potensi orang yang datang untuk berbelanja dari hasil-hasil orang Palembang. Misalnya dengan dibuatnya pernak pernik Asian Games produk Palembang--tetapi bukan mengimpor dari China--semakin ramai yang datang, lalu dijual di Palembang, bukan seperti itu. Yang diharapkan itu adalah mereka yang berdagang cindera mata atau oleh-oleh sebagaimana orang datang ke negara lain, lalu orang asing itu membeli dan membawa cindera mata Palembang ke negara mereka.

Namun sekarang ini hampir tidak terlihat usaha kita untuk menyiapkan itu semua. Jadi produktivitasnya tidak digairahkan untuk menghasilkan sesuatu.

Kalau produksi empek-empek semua orang sudah tahu. Tetapi orang dari negara-negara Asia belum tentu lidahnya sesuai jika makan empek-empek. Mungkin ada peningkatan orang untuk makan empek-empek. Tetapi itu hanya dinikmati oleh pedagang empek-empek yang jumlahnya memang cukup banyak tapi tidak mempengaruhi masyarakat luas.

Yang kita harapkan adalah konsumsi masyarakat tumbuh karena ada tamu-tamu dari luar. Itu yang harusnya dimanfaatkan. Harusnya orang bukan hanya bertanding olahraga, tapi juga berbelanja. Itu yang paling penting. Sayangnya yang saya lihat tidak dibina secara masif. Memang ada pernak pernik dari songket dan kerajinan, tapi tidak seperti orang dagang empek-empek yang jumlahnya sangat signifikan mempengaruhi income masyarakat.

Konsumsi itu tergantung income. Jika income-nya tidak meningkat apa yang hendak dikonsumsikan. Lagipula, dari sisi persiapan-persiapan seperti pembangunan infrastruktur, tukangnya mayoritas berasal dari pulau Jawa. Di Palembang ini tukang-tukangnya mayoritas ambil dari Jawa. Memang dari sisi profesionalisme tukang asal Palembang belum begitu halus buatannya. Kebetulan kita bangun gedung sekolah juga mereka yang dari Jawa yang datang.

Karena pertama, mereka kerja fulltime, menginap di proyek, jam kerja juga sampai malam. Jadi memang agak berbeda dengan tenaga lokal. Memang tenaga lokal juga kita pergunakan.

Tetapi artinya dampak dari pembangunan Infrastruktur Asian Games itu tidak langsung dirasakan oleh masyarakat, karena semuanya datang dari luar. Apalagi pembangunan yang berskala besar, pemborong dan dananya dari Jakarta semua. Kalau misalnya ada sub-sub pekerjaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal dan ada income di sana, maka baru akan ada peningkatan konsumsi masyarakat. Sekarang ini karena tidak berpengaruh, maka masyarakat di Palembang biasa-biasa saja.

Memang, dengan Asian Games ini masyarakat kota Palembang menikmati jalan yang bagus, sarana prasarana olahraga juga bagus, ada LRT walau nanti setelah Asian Games bakal dipakai atau tidak wallahu’alam. Karena jalan biasa di Palembang toh masih lancar-lancar saja, karena jarak pendek. Orang dari Bandara jika mau naik LRT mau turun dimana? Lalu setelah turun naik apa lagi, karena harus dua kali naik. Kalau di Jakarta memang berbeda karena manusianya banyak dan mobilitasnya tinggi.

Jadi saya kira dampaknya tidak akan meningkat signifikan. Bisa meningkat kalau ada penghasilan. Kalau pekerjaannya diambil orang luar semua, maka sulit ada peningkatan. Ada memang pekerja luar itu makan di Palembang, tapi sebagian besar uang mereka di kirim ke Jawa, ke keluarga masing-masing. (pso)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?             Kebutuhan Gas Dalam Negeri Harus Diutamakan