BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Mantan Ketua DPR RI
Dukung Kebijakan Susi

Persoalan sita kapal illegal fishing dan lelang selama ini sudah terindikasi moral hazard. Kapal disita, lalu dilelang. Dengan menggunakan ‘pembeli boneka’, para pemilik perusahaan yang melakukan illegal fishing tersebut berupaya membeli kembali kapal-kapal mereka yang ditangkap. Setelah lelang dilakukan, kapal pun kembali ke pemilik aslinya.

Kerugian negara berlipat ganda daripada nilai yang diperoleh dari lelang tersebut. Itu sudah terjadi bertahun tahun dan pencurian ikan semakin massive. Hal ini menyebabkan terjadinya ketimpangan yang luar biasa. Para nelayan Indonesia tetap hidup dalam kemiskinan dan serba kekurangan, sementara kekayaan laut kita begitu berlimpah. Kekayaan yang selama ini hanya dinikmati oleh segelintir orang yang tidak pernah membela kepentingan bangsa.

Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti  cukup membuat efek jera.  Susi selaku Menteri Kelautan punya kewenangan eksekusi. Harusnya semua yang ada di bawahnya melaksanakan perintahnya. Ada himbauan dari menteri yang bukan kewenangannya tidak perlu dilaksanakan.

Patut diduga, apa yang dilakukan pejabat  (Kajari) di Batam diindikasikan menerima suap untuk kasus ini, dan wajib ditindaklanjuti oleh KPK.

Wajar saja Menteri Susi berang, kita dukung beliau untuk konsisten melaksakan tugasnya, dengan melakukan penenggelaman terhadap kapal-kapal pencuri ikan di lautan Indonesia. Atau bisa juga menggunakan alternative lain, yakni: kapal tersebut disita oleh negara dan diberikan kepada koperasi nelayan yang berada di wilayah atau di daerah kapal tersebut melanggar hukum. (afd)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI