BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Kebijakan Publik
Dokumen Rusak Harus Segera Dihancurkan

Kalau boleh saya berikan masukan, sebenarnya sejak zaman Orde Baru (Orba) dulu SOP untuk menghancurkan dokumen sudah ada. Dilakukan dengan mesin scrap. Dokumen negara yang rusak atau tidak terpakai lagi tidak boleh disimpan.

Nah, kalau pun ada dokumen atau data yang menjadi rahasia negara, itu boleh saja disimpan di lembaran negara atau di arsip nasional. Itu pun dengan pengawasan dan penjagaan yang ketat  dari aparat berwenang. Tak mungkin dokumen itu bisa sampai bocor atau tercecer ke sembarang orang.Jadi tidak mungkin disalah gunakan. Kalau sampai tercecer seperti itu, mungkin itu menyalahi SOP. Jika salah cetak, harusnya langsung saat itu juga di-scrap, tidak tunggu besok hari. (ast)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional