BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Kebijakan Publik
Dokumen Rusak Harus Segera Dihancurkan

Kalau boleh saya berikan masukan, sebenarnya sejak zaman Orde Baru (Orba) dulu SOP untuk menghancurkan dokumen sudah ada. Dilakukan dengan mesin scrap. Dokumen negara yang rusak atau tidak terpakai lagi tidak boleh disimpan.

Nah, kalau pun ada dokumen atau data yang menjadi rahasia negara, itu boleh saja disimpan di lembaran negara atau di arsip nasional. Itu pun dengan pengawasan dan penjagaan yang ketat  dari aparat berwenang. Tak mungkin dokumen itu bisa sampai bocor atau tercecer ke sembarang orang.Jadi tidak mungkin disalah gunakan. Kalau sampai tercecer seperti itu, mungkin itu menyalahi SOP. Jika salah cetak, harusnya langsung saat itu juga di-scrap, tidak tunggu besok hari. (ast)

SHARE ON
close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

FOLLOW US

Temuan TPF Novel Tidak Fokus             Bentuk TGPF Independen untuk Kasus Novel Baswedan             Pilah Skema Untuk Proyek Strategis             Risiko Penyertaan Equity Proyek Macet             Diskresi Kepolisian Bermasalah?             Penanganan Tak Sesuai Perkap             Polisi Tidak Dikondisikan Menjadi Arogan             Kita Tidak Dapat Menduga Kondisi Mental Polisi saat Menembak             MPLS Harus Diselenggarakan Sesuai Pedoman             Pendidikan Swasta Semi Militer Harus Ditertibkan