BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Wakil Bupati Kendal
Dampak Ekonomi Tidak Begitu Berpengaruh

Dengan adanya tol trans Jawa, hal pertama yang dapat kami sampaikan adalah hal tersebut sesuatu yang sangat positif. Kedua, dari segi dampak ekonomi sesunggunya tidak ada pengaruhnya. Karena para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kendal bukanlah usaha berskala besar tetapi skala kecil mengengah ke bawah. Misanya warung-warung makan kecil, sampai sekarang masih sangat “settle” dan tidak ada pengaruh sama sekali. Juga tidak ada pengaruh dari volume atau omzet penjualan yang menurun.

Menurut saya laporan terjadinya penurunan omzet penjualan dari usaha rakyat sepanjang Pantura, terlalu berlebihan. Malah adanya tol trans Jawa berdampak lancar dan dampak ekonomi bagi masyarakat Kendal tidak begitu berpengaruh.

Mahalnya harga sewa lahan untuk membuka usaha di rest area tol trans Jawa menyebabkan masyarakat Kendal tidak tertarik  ke arah sana, karena bagi masyarakat konsumennya adalah masyarakat sekitar saja. Oleh karena itu dampak ekonomi tidak begitu berpengaruh. Bus antar kota yang melalui tol trans Jawa untuk istirahat makan, masih keluar dari tol untuk masuk wilayah Kendal mencari rumah makan yang tersedia.

Jadi untuk usaha warung-warung makan tidak ada pengaruh karena konsumennya adalah konsumen lokal.

Usaha untuk meningkatkan potensi UMKM lokal saat ini untuk konsumen lokal Kendal sudah cukup bagus. Sebagai contoh, di Kendal untuk produksi telur per hari bisa mencapai 250 ton dengan peternak ayam berjumlah 5-6 juta. Supply telur ke Jakarta dan Bandung. Kendal adalah produsen telur ayam nomor 2 terbesar setelah Blitar.

Saat ini bagi kabupaten Kendal, mempersiapkan Kawasan Industri Kendal saja masih belum bisa maksimal, karena masih terus berlangsung. Bagi kami tol trans Jawa adalah sarana pendukung saja. (pso)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional