BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Capres dan Cawapres Perlu Tes Bahasa dan Kecakapan Ibadah

Gagasannya menarik, seorang pemimpin apalagi presiden dan wapres sudah seharusnya fasih berbahasa Indonesia secara baik dan benar disamping penguasaan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Presiden dan wakil presiden adalah simbol pemimpin nasional yang dituntut mewakili negaranya dalam pergaulan internasional, maka penguasaan bahasa asing sekurangnra Bahasa Inggris dan Bahasa Arab itu  penting. Pandai berbahasa Inggris itu keren, tetapi juga wajib pandai berbahasa Arab. Percuma jika kuasai Bahasa Inggris tapi tidak kuasai Bahasa Arab.

Lebih substansi dari sekadar bahasa, tidak keliru kiranya penyelenggara pemilu (KPU)  juga menguji kemampuan calon presiden dan wakil presiden dalam memimpin sholat, misalkan sholat isya atau sholat subuh. Tes kemampuan dalam memimpin sholat sangat relevan dengan pengamalan sila pertama dari Pancasila. 

Saya percaya jika uji kecakapan dalam memimpin sholat dilakukan sebagai inovasi pada debat capres dan cawaPpres yang akan datang, pasti akan berdampak positif pada kepemimpinannya, dan bisa menjadi trend pada suksesi-suksesi yang lain. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF