BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Sekjen Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (Abilindo)
Cantrang Tidak Merusak Lingkungan!

Alat tangkap cantrang yang digunakan nelayan selama ini sudah terbukti tidak merusak lingkungan, karena nelayan toh sudah 5 kali adakan uji petik dan hasilnya semua tidak mengganggu lingkungan atau terumbu karang.

Cantrang alat tangkap ikan yang efektif dan ramah lingkungan. Sebaliknya alat pengganti yang ditawarkan KKP tidak efektif dan malah cenderung merusak lingkungan. Ungkapan Menteri Susi juga aneh, kenapa dalam rilis pers yang diiznkan menggunakan cantrang hanya nelayan pantura? bagaimana dengan nelayan luar Jawa? padahal pak Jokowi sudah jelas menyebutkan berlaku untuk seluruh nelayan Indonesia seperti yang disampaikan pak Hadi Santoso yang ikut berdialog dengan Presiden. Jadi walau dikatakan dalam masa peralihan, tapi saya ragu nelayan akan bisa segera beralih menggunakan alat tangkap.

Nanti jika ternyata nelayan tidak juga bisa mengganti alat tangkap cantrang sesuai yang dikehendaki pemerintah, dan KKP berkeras melarang kembali cantrang, maka nelayan akan kehilangan mata pencaharian, dan anak-anak nelayan akan lapar dan putus sekolah. Itu akan membuat persoalan kemiskinan baru.

Tidak benar bahwa produksi ikan Indonesia sudah berada pada peringkat pertama di ASEAN. Dengan Papua Nugini saja kita sudah kalah, karena ternyata mereka lebih cerdik memanfaatkan kekosongan wilayah tangkap di Indonesia, akhirnya mereka mengundang negara-negara yang sudah takut masuk ke wilayah laut Indonesia, dan diizinkan bebas menangkap di wilayah Papua Nugini dengan persyaratan tertentu. (pso)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)