BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Guru Besar Antropologi UI, mantan Ketua Umum Partai Demokrat
Bukan Wewenang Negara Mengurusi Zakat

Zakat adalah bagian dari ibadah umat Islam. Akan tetapi pelaksanaan ibadah sebagai kewajiban perorangan tidak dapat dipaksakan oleh negara seperti halnya menegakkan sholat dan ibadah lainnya. Pengaturan ini membuka peluang lembaga atau perorangan untuk bertindak atas nama agama untuk menegakkan ibadah.

Sekarang sudah banyak perorangan ataupun kumpulan yang sejak lama menganjurkan sholat tahajud dan disusul dengan seruan ke masjid untuk sholat subuh. Tanpa seruan, sebagai muslim tentunya akan laksanakan kewajiban sesuai dengan kesiapan masing-masing tanpa harus diketahui orang lain.

Nah, berkaitan dengan zakat profesi, selama hal itu dikaitkan dengan kewajiban agama, negara tidak sepatutnya melakukannya. Apalagi NKRI bukan negara agama atau kekhalifahan. Campur tangan pemerintah dalam pelaksanaan ibadah warga yang bersifat pribadi mengundang organisasi masyarakat (Ormas) untuk melakukan razia terhadap kegiatan umat semakin merajalela. Seperti cara busana, hidangan makanan, pergaulan muda-mudi, dan lain sebagainya. Belum lagi tindakan berlebih dalam memberikan izin halal dan haram, bisa berebut. Bukan saja antar pemerintah dan lembaga swasta, akan tetapi juga antar ormas. (cmk)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF