BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI)
Bukan Hidup Abadi Badaniah Semata

Gagasan tentang hidup abadi atau menjadi immortal human tentulah sebuah keniscayaan ketika teknologi kesehatan telah semakin maju.

Gagasan ini memang telah menjadi keinginan atau cita-cita legendaris dalam sejarah umat manusia, seperti misalnya legenda tentang para ksatria Highlanders dari Skotlandia yang tidak bisa mati hingga kepalanya dipenggal oleh ksatria Highlanders lainnya. 

Namun sebenarnya keinginan untuk hidup abadi ini harus dipahami bukan sekadar abadi fisik badaniah semata, tetapi abadinya sebuah pemikiran dan peradaban secara lintas generasi. Hal ini sejalan dengan pemikiran dari perspektif agama, bahwa semua pemuka agama atau nabi juga tidak abadi secara fisik. Para nabi juga akhirnya mati, tetapi ajaran dan pengalaman hidup yang penuh kebajikan justru terus menjadi inspirasi bagi manusia dari generasi ke generasi. 

Jadi intinya adalah, yang perlu hidup lebih lama bukanlah fisik badaniah seorang manusia, tetapi gagasan kebaikan dan kebajikan yang akan membuat ras manusia tetap ada hingga ke akhir zaman. (ade)

SHARE ON
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol