BACK TO TOPIC
OPINI PENALAR
Direktur Eksekutif Tranparency Internasional (TI) Indonesia
Awal Reformasi, PPP Gigih Dukung Pembentukan UU KPK

Apakah duit suap yang diduga dilakukan Romahurmuziy (Romy) demi modal politik Pemilu 2019? Saya pikir belum ketahuan kemana saja uang hasil suap itu mengalir. Tapi kasus suap yang melibatkan Romy yang notabene adalah Ketua Umum PPP dan juga anggota DPR, ini sudah bisa dikategorikan korupsi politik yang memanfaatkan sistem rekruitmen pejabat publik tingkat tinggi sebagai sumber uang korupsinya.

Dengan adanya kasus ini, saya pikir PPP harus bekerja ekstra keras untuk memperbaiki citra dan kredibilitasnya sebagai partai yang berasaskan agama Islam dan berlogo Kabah.

Di awal masa reformasi, PPP memiliki rekam jejak yang bagus di bidang pemberantasan korupsi. Anggota DPR di PPP dikenal gigih mendukung pembentukan UU KPK. Ini pasti menjadi tantangan yang sangat berat bagi para pengurus PPP. Dan biarlah pemilih yang akan menentukan nasib partai ini pada Pemilu 2019. (mry)

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Deddy Herlambang

Pengamat Transportasi

Djoko Setijowarno

Pengamat transportasi

FOLLOW US

Karena Tak Melibatkan Ahli Kesehatan             Perlu Rekayasa Kebijakan Naikkan Daya Beli             Civil Society Perlu Awasi Hitung Suara             Holding BUMN Penerbangan             Saatnya Rekonsiliasi             Klaim Prabowo-Sandi Perlu Dibuktikan             Perlu Sikap Kesatria Merespons Kekalahan Pilpres             KPU Jangan Perkeruh Suasana             Gunakan Mekanisme Demokratik             Pemerintah Harus Bebas dari Intervensi Pengusaha